السبت، 29 آب/أغسطس 2026

Al-Zaytun Gelar Vaksinasi Influenza untuk 3569 pelajar

تقييم المستخدم: 5 / 5

تفعيل النجومتفعيل النجومتفعيل النجومتفعيل النجومتفعيل النجوم
 

Indramayu, Lognews.co.id - Ma'had Al-Zaytun kembali menggelar program vaksinasi influenza bagi para pelajar sebagai upaya menjaga kesehatan warga pendidikan di lingkungan asrama. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) di Gedung Tansri ini diikuti sekitar 1.000 peserta pada hari pertama pelaksanaan.

Program vaksinasi tersebut merupakan bagian dari agenda yang berlangsung selama empat hari. Dua hari pertama dilaksanakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu, sementara dua hari berikutnya didukung oleh Prodia.

Koordinator pelaksanaan vaksinasi, Ustaz Terry, menjelaskan bahwa peserta pada hari pertama didominasi oleh pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs), ditambah peserta dari PAUD serta 21 pelajar Aliyah yang dijadwalkan mengikuti pertandingan sepak bola pada keesokan harinya sehingga jadwal vaksinasinya dimajukan.

"Peserta vaksin hari ini adalah seribu orang dengan mayoritas MTs, kemudian ditambah PAUD dan ada 21 pelajar Aliyah, karena mereka akan tanding bola besok, jadi dimajukan 21 orang sekarang," ujar Ustaz Terry.

Ia menjelaskan bahwa seluruh peserta mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum menerima vaksin. Proses tersebut dimulai dari pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, hingga wawancara singkat mengenai kondisi kesehatan peserta.

"Saat pelajar tiba kemudian duduk dibagi dua untuk banin dan banat. Satu per satu masuk menuju meja pemeriksaan. Pemeriksaan pertama tekanan darah, kedua suhu, ketiga riwayat kesehatan atau kondisi saat itu anak sedang sakit atau tidak. Jika dinilai layak maka langsung menuju ruang vaksin," jelasnya.

Setelah menerima vaksin, peserta menjalani verifikasi kehadiran yang dilakukan secara berlapis oleh petugas rumah sakit dan panitia pelaksana. Sementara peserta yang belum memenuhi syarat kesehatan akan dijadwalkan ulang.

"Kalau belum sarapan diminta sarapan kembali. Kalau tidak sehat maka ditunda, mungkin besok atau lusa. Jika kondisi sudah membaik baru bisa diperiksa kembali," tambahnya.

Seribu Peserta Ditargetkan Selesai Sebelum Tengah Hari

Meski melibatkan jumlah peserta yang besar, panitia memastikan pelaksanaan vaksinasi tetap berjalan tertib berkat sistem pengorganisasian yang telah diterapkan pada kegiatan vaksinasi sebelumnya.

Menurut Ustaz Terry, pengalaman pelaksanaan vaksinasi di Al-Zaytun menunjukkan bahwa sekitar 1.000 peserta dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari empat jam.

"Seribu orang itu bisa diselesaikan sampai pukul 11.30. Memang untuk PAUD dan pelajar putri kelas awal wajib didampingi wali kelas atau guru. Tapi dari pengalaman, tidak pernah melewati waktu zuhur. Insya Allah maksimal pukul 12 sudah selesai," katanya.

Vaksinasi Penting bagi Lingkungan Kampus Al-Zaytun

Ustaz Terry menegaskan bahwa vaksinasi menjadi salah satu langkah preventif yang sangat penting mengingat Ma'had Al-Zaytun menerapkan sistem pendidikan berasrama, di mana interaksi antarpelajar berlangsung hampir sepanjang hari.

Ia menyebut program ini sejalan dengan visi pendidikan Al-Zaytun yang mengedepankan kesehatan sebagai fondasi utama proses belajar.

"Sesuai visi dan misi Ma'had Al-Zaytun, pelajar itu harus sehat, cerdas, dan manusiawi. Sehat itu yang pertama adalah fisik. Kita boarding school, hidup sehari-hari dalam satu lingkungan. Jika ada satu anak sakit, misalnya influenza atau pilek, itu bisa menular ke semuanya. Program vaksin ini untuk menjaga anak-anak tetap bugar sehingga tetap bisa beraktivitas dan belajar dengan baik," tuturnya.

Dokter: Vaksin Influenza Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Dokter Delvina dari Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu yang bertugas dalam kegiatan tersebut mengatakan seluruh peserta terlebih dahulu menjalani proses skrining kesehatan sebelum mendapatkan vaksin.

Menurutnya, sebagian peserta memang mengalami keluhan ringan seperti batuk dan pilek, namun secara umum masih memenuhi syarat untuk menerima vaksin.

"Alhamdulillah anak-anak di sini sehat. Ada sedikit yang batuk dan pilek, tapi masih boleh dilakukan imunisasi atau vaksin influenza yang kita berikan saat ini," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa vaksin influenza bertujuan membentuk daya tahan tubuh sehingga risiko tertular influenza dapat ditekan, terutama di lingkungan dengan aktivitas bersama yang tinggi seperti pesantren atau boarding school.

"Vaksin influenza ini untuk mencegah supaya daya tahan tubuh lebih terbentuk. Diharapkan anak-anak tidak gampang sakit lagi, terutama terkena influenza," kata dr. Delvina.

Selain vaksinasi, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebiasaan hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit.

"Kalau misalnya ada teman yang sakit, jangan terlalu dekat. Bagi teman-teman yang sakit juga harus memakai masker. Itu salah satu cara untuk mencegah penularan," pesannya.

Program vaksinasi influenza di Ma'had Al-Zaytun menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembelajaran. Melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan, ribuan pelajar diharapkan memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap penyakit menular sehingga aktivitas belajar di lingkungan boarding school dapat berlangsung secara optimal (sahil untuk Indonesia)