Monday, 26 January 2026

Bangkit dan Isyaratkan Bersorak, Gibran Meminta Maaf

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta  -  Aksi Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming disamping panggung saat menonton Capres Prabowo sedang debat melawan Anies, mendapat komentar dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang setuju dengan pendapat publik bahwa gestur Gibran Rakabuming seperti memprovokasi pihak lain pada saat debat. Saat itu, Gibran berdiri dan mengangkat kedua tangan dengan ajakan bersorak dan memicu keriuhan pada Selasa lalu 12/12/2023.

Hasto juga mempertanyakan sikap Gibran. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tidak sepatutnya melakukan itu.

"Sebagaimana kata Pak Prabowo, saya setuju dengan pernyataannya (mengompori). Saya setuju dengan pernyataannya," kata Hasto di Kantor TPN Ganjar-Mahfud, Gedung High End MNC, Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Gibran sendiri sudah meminta maaf atas gerakan isyarat dan gestur yang ditujukan saat debat perdana capres. Dia mengaku siap menerima teguran dari KPU.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menegur langsung Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, soal aksinya di panggung debat calon presiden (capres) yang pertama dua hari lalu.

Sementara itu, Anggota KPU RI, August Mellaz mengatakan, tata tertib debat telah dituangkan dalam Surat Keputusan KPU 1621/2023 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilu.

"Tidak memprovokasi itu kan ada (larangannya dalam Keputusan KPU 1621/2023)," ujar Mellaz saat ditemui usai rapat evaluasi debat pertama capres yang berlangsung tertutup, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).

  (Amr-untuk Indonesia)