lognews.co.id, Nasional - Badan Metereorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya peningkatan kategori Siklon Tropis Anggrek dari kategori satu menjadi kategori dua terpantau berada di Samudera Hindia barat Bengkulu.
Hal itu diungkapkan pada Rabu (17/1/24) di akun Instagram @infobmkg.
"Siklon Tropis Anggrek terpantau berada di Samudera Hindia barat Bengkulu, dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara minimum kisaran 995 hPa bergerak ke arah Selatan-Tenggara". Demikian
keterangan dalam unggahan Instagramnya.
BMKG juga memprediksi intensitas Siklon Tropis Anggrek meningkat dari kategori 1 menjadi kategori 2 dalam 24 jam
kedepan dan bergerak ke arah selatan.
"Diperkirakan Siklon Tropis Anggrek meningkat dari kategori satu menjadi kategori dua dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah selatan,"
kata Deputi Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Informasi Siklon Tropis Anggrek
Siklon Tropis ANGGREK tumbuh di area tanggung jawab TCWC Jakarta pada tanggal 16 Januari 2024 jam 01.00 WIB, sehingga sesuai dengan peraturan internasional yang berlaku maka Siklon Tropis tersebut diberikan nama yang dikeluarkan oleh TCWC Jakarta.
Berdasarkan data tanggal 16 Januari 2024 jam 07.00 WIB, Sistem Siklon Tropis ANGGREK berada di posisi 9.4° LS, 93.3° BT dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 40 knot (75 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 995 hPa. Diperkirakan intensitas Siklon Tropis ANGGREK masih cukup meningkat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah tenggara.
Siklon tropis ANGGREK dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan berupa :
Tinggi Gelombang 1.25 - 2.5 meter di : Samudra Hindia barat Kep. Nias, Perairan Bengkulu, Perairan barat Lampung, serta Selat Sunda bagian selatan;
Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 meter di : Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Perairan Kep. Enggano, serta Samudra Hindia Selatan Banten. (Rafif untuk Indonesia)


