INDRAMAYU, lognews.co.id – Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Ma'had Al-Zaytun pada Selasa (16/6/2026) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan yang hadir. Salah satunya datang dari Dr. Setiawan Wijaya, Founder Tridjaya Motor dan Tridjaya Elektronik, yang menilai forum tersebut berhasil menghadirkan semangat kebersamaan, harmoni, serta kolaborasi lintas sektor dan lintas agama dalam suasana yang penuh persaudaraan.
Kegiatan yang mengusung tema “Memperkokoh Persatuan demi Terwujudnya Kemandirian Bangsa dalam Menghadapi Tantangan Global” itu menghadirkan tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta pemuka agama dari berbagai latar belakang untuk berdialog dan berbagi gagasan mengenai masa depan bangsa.
Merasakan Langsung Harmoni dan Keberagaman
Dr. Setiawan Wijaya mengaku terkesan dengan suasana yang terbangun di lingkungan Al-Zaytun.
Menurutnya, keberagaman yang hadir dalam forum tersebut bukan sekadar simbol, melainkan benar-benar tercermin dalam interaksi antarpeserta yang berasal dari berbagai profesi, organisasi, etnis, dan keyakinan.
Ia menilai suasana harmonis yang tercipta menjadi bukti bahwa persatuan dapat diwujudkan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
"Kami dapat merasakan langsung bagaimana keberagaman, keharmonisan, dan semangat kemandirian tumbuh di lingkungan Al-Zaytun. Semua kalangan hadir dan berinteraksi dengan baik dalam suasana yang penuh rasa saling menghormati," ujarnya.
Forum yang Menghadirkan Gagasan Konstruktif
dr. Setiawan Wijaya juga menyoroti kualitas diskusi yang berlangsung selama kegiatan 1 Muharam tersebut.
Menurutnya, para pembicara yang hadir berasal dari berbagai bidang keahlian dan latar belakang agama yang berbeda sehingga mampu menghadirkan perspektif yang beragam namun tetap konstruktif.
Keberagaman pandangan tersebut dinilai mampu memperkaya wawasan peserta sekaligus memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya persatuan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Ia melihat forum tersebut tidak berhenti pada aspek seremonial semata, melainkan menjadi ruang dialog yang sehat dan produktif bagi seluruh elemen masyarakat.
"Berbagai pandangan yang disampaikan para pembicara justru memperkaya wawasan dan memperkuat semangat kebersamaan," katanya.
Dunia Pendidikan dan Dunia Usaha Perlu Bersinergi
Dalam kesempatan tersebut, dr. Setiawan Wijaya menyampaikan keinginan untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara Tridjaya dan Kodeko Al-Zaytun.
Menurutnya, kerja sama antara dunia pendidikan dan sektor swasta merupakan langkah strategis yang dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama melalui kolaborasi tersebut, baik dalam bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, maupun pemberdayaan masyarakat.
"Sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha sangat penting. Ketika kedua sektor ini bekerja sama, maka manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat," ujarnya.
Apresiasi terhadap Kodeko Al-Zaytun
Dr. Setiawan Wijaya juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang dikembangkan Kodeko Al-Zaytun.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mampu mendorong lahirnya berbagai inisiatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia mengaku bangga melihat berbagai upaya yang dilakukan Al-Zaytun dalam mengembangkan program-program yang memiliki dampak sosial dan ekonomi yang nyata.
Baginya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sejauh mana lembaga tersebut mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
"Program-program seperti ini sangat baik karena manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas," tuturnya.
Membangun Masa Depan Melalui Kolaborasi
Dr. Setiawan Wijaya menegaskan bahwa tantangan masa depan tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan dalam forum 1 Muharam di Al-Zaytun merupakan contoh positif bagaimana berbagai elemen bangsa dapat duduk bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Ia berharap semangat persatuan, toleransi, dan kolaborasi yang tumbuh dalam kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak.
Kolaborasi untuk Kemajuan Bangsa
Di akhir kegiatan, Dr. Setiawan Wijaya menegaskan bahwa pembangunan bangsa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dunia pendidikan dan dunia usaha harus saling mendukung untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, berbagai gagasan dan program yang dikembangkan Al-Zaytun layak mendapatkan dukungan karena berorientasi pada kemajuan pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, serta kebermanfaatan yang lebih luas.
"Ketika pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat dapat bersinergi, maka manfaat yang dihasilkan akan jauh lebih besar bagi kemajuan bangsa. Karena itu, kolaborasi seperti yang dibangun di Al-Zaytun sangat penting untuk terus diperkuat," pungkasnya. (Sahil untuk Indonesia)



