lognews.co.id, Indramayu – Bupati Indramayu Lucky Hakim didampingi anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Hj Sri Wahyuni Utami Herman, meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu, (26/1/26)
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang terdampak genangan air. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Pintu Air Bendungan Karet Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol.
Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir, mengungkapkan air mulai masuk ke rumah sejak Sabtu malam dan menggenangi permukiman di RT 15 dan RT 16.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Pasekan Taryadi mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memperparah genangan. Ia juga memastikan pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir, mengingat wilayah tersebut tidak memiliki jalur pembuangan air alami.
“Kita usahakan secepat mungkin pompa air didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut,” tegasnya.
Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya dinilai rawan jebol.
Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut sehingga sangat rentan terhadap banjir. Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air kiriman dari wilayah hulu juga memperbesar risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi berlangsung terus-menerus.
“Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer,” jelasnya.
Saat meninjau Desa Bugel Kecamatan Patrol, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Patrol Bagus Asep Trisnadi menyampaikan empati kepada warga terdampak banjir.
“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Pantauan di lapangan menunjukkan intensitas hujan masih tinggi di Indramayu. Hampir seluruh ruas jalan tergenang air, termasuk Jalan Pahlawan Indramayu yang tergenang hingga sekitar 30 sentimeter. Ribuan rumah warga, khususnya di kawasan perumahan seperti Resident Kayu Putih, terendam dengan ketinggian air mendekati setengah meter.
Sejumlah fasilitas publik turut terdampak. Beberapa sekolah, seperti SMAN 2 Indramayu, mulai tergenang air hingga masuk ke ruang kelas. Sejumlah gedung perkantoran pemerintah, termasuk Dinas PUPR Indramayu dan beberapa kantor lainnya, juga terendam. Bahkan, kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Indramayu turut dikepung genangan air. (Amri-untuk Indonesia)


