Wednesday, 18 February 2026

LBSD dan Pemkab Indramayu Peringati Hari Bahasa Ibu, Dorong Pelestarian Bahasa Dermayu

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Lembaga Basa dan Sastra Daerah (LBSD) bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menggelar peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional atau Dina Basa Mimi Sejagat sebagai upaya menjaga keberlangsungan bahasa Jawa Dermayu di tengah arus modernisasi. (12/2/2026)

Salah satu rangkaian kegiatan dipusatkan di Sanggar Mulya Bakti, Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, dengan melibatkan pelajar, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga pegiat seni budaya dari berbagai sanggar. Forum tersebut diisi diskusi kebudayaan, pembacaan puisi berbahasa Dermayu, serta pertunjukan tari tradisional oleh anak didik sanggar setempat.

Momentum Hari Bahasa Ibu Internasional sendiri merujuk pada penetapan UNESCO setiap 21 Februari sebagai pengingat pentingnya keberagaman bahasa dan identitas budaya di tingkat global.

Ketua Dewan Kesenian Indramayu, Ray Mengku Sutentra, menilai kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi generasi muda agar tidak terputus dari akar budaya lokal. Menurutnya, pelestarian bahasa daerah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari penguatan identitas masyarakat.

Sementara itu, penggiat LBSD Supali Kasim menyoroti posisi bahasa daerah dalam dinamika globalisasi yang kerap meminggirkan bahasa lokal. Ia menilai ketahanan bahasa Dermayu justru bertumpu pada solidaritas masyarakatnya yang tetap menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari. (Amri-untuk Indonesia)