INDRAMAYU, lognews.co.id – Selamatan Angkatan 23 Gentures di Mahad Al Zaytun tidak hanya menghadirkan suasana nostalgia, tetapi juga menjadi momentum bagi pelajar untuk mengingat nilai-nilai pendidikan yang akan mereka bawa setelah lulus.
Ketua Panitia, Hafidz Azha, menegaskan setiap pelajar memiliki tanggung jawab membawa visi dan misi Mahad Al Zaytun ke mana pun mereka berada.
"Yang harus kita bawa dari Mahad Al Zaytun yaitu visi misi, Pusat Pendidikan Pengembangan Budaya Toleransi dan Perdamaian Menuju Masyarakat Sehat, Cerdas dan Manusiawi."
Menurutnya, nilai tersebut harus tetap menjadi pegangan ketika para pelajar memasuki kehidupan di luar lingkungan Mahad Al Zaytun.
"Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Oleh karena itu kita harus selalu ingat alma mater kita dimanapun kita."
Hafidz berharap para pelajar tetap mengingat almamater meskipun suatu hari nanti telah berhasil meraih berbagai profesi dan jabatan.
"Walaupun kita sudah sukses apapun, sudah sejauh apapun peningkatan kita, kita harus ingat bahwasanya alma mater kita adalah rumah kita bersama."
Ia mengatakan Selamatan Angkatan menjadi salah satu cara untuk menanamkan kembali nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bekal setelah menyelesaikan pendidikan. (Saheel untuk Indonesia)



