الأربعاء، 04 شباط/فبراير 2026

Tahun Baru Tanpa Kembang Api di Monas Bukti Solidaritas untuk Bencana Aceh Sumatera

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta – Meski diguyur hujan dengan intensitas sedang, tak membuat semangat masyarakat dalam merayakan malam tahun baru 2026 di Kawasan Monumen Nasional (Monas). Diketahui, hujan yang mengguyur kawasan Monas sudah mulai sejak pukul 20.30 Wib.

Dalam penggantian malam tahun baru 2025 menuju 2026 warga Masyarakat disuguhkan video mapping yang menyorot ke arah tugu Monas kemudian momen detik detik tahun baru warga diperlihatkan simbol angka dari 5 hingga 1  tanpa petasan dan kembang api, pada Kamis, 01 Jan 2026.

Kemudian muncul tulisan pada tugu Monas yakni 'Selamat Tahun Baru 2026'. Tak lama kemudian, pada pengunjung pun berangsur-angsur mulai meninggalkan lokasi.

Hal ini menjadi suatu yang tidak biasa, dan bukti rasa empati warga Indonesia terhadap musibah yang menimpa warga Aceh dan Sumatera, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis petang, 1 Januari 2026, merilis data yang sangat mengagetkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di 52 kabupaten/kota wilayah Sumatera telah mencapai 1.157 jiwa, dengan 165 orang masih dinyatakan hilang dan sebanyak 381.100 warga kini terpaksa bertahan di pengungsian akibat dampak kerusakan infrastruktur yang sangat signifikan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengeluarkan himbauan tegas yang melarang penggunaan kembang api serta petasan di seluruh titik perayaan malam pergantian tahun 2026 di Jakarta

Kebijakan inovatif ini mengganti pesta hura-hura dengan atraksi drone serta video mapping di delapan lokasi resmi Jakarta demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengalihkan dana perayaan menjadi donasi kemanusiaan bagi ratusan ribu pengungsi yang terdampak. (Amri-untuk Indonesia)