الخميس، 05 شباط/فبراير 2026

BGN Targetkan Nol Kasus Keracunan MBG di 2026

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta - Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang optimistis insiden keracunan makan bergizi gratis (MBG) bisa ditekan hingga nol kasus sepanjang 2026. Tren landai sejak November-Desember 2025 jadi sinyal positif setelah ribuan kasus tercatat sebelumnya.

Kasus keracunan MBG tembus 16.109 orang hingga Oktober 2025, tertinggi di Jawa Barat (4.955 korban), sebelum landai akhir tahun. Nanik sebut pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) kini ketat, tak beri izin operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tanpa higienitas dan kelayakan pangan terpenuhi.  "Dinkes pasti kenceng banget, misal ada ompreng kok nyucinya di luar? Harus sesuai petunjuk teknis," ujarnya di SMK Negeri 1 Jakarta, Senin (8/1/2026).  

Dinkes tak kompromi soal standar, dorong SPPG investasi alat cuci dan fasilitas higienis demi zero accident.  "Pada akhirnya banyak SPPG invest lagi di alat," tambah Nanik. Strategi ini respons lonjakan kasus Oktober 2025 (6.823 korban) yang kritik JPPI sebut kegagalan sistemik pengawasan.

 BGN yakin target nol kasus 2026 realistis dengan kolaborasi pusat-daerah yang diperketat pasca-masalah sistemik 2025. Program MBG yang jangkau 41,6 juta penerima kini prioritaskan mutu pangan demi keberhasilan nasional. Langkah ini jawab skeptisisme publik soal efektivitas program unggulan pemerintah. (Amri-untuk Indonesia)