السبت، 07 شباط/فبراير 2026

Stasiun Malang Dipadati 5.563 Penumpang Saat Libur Isra Mikraj

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, MalangPT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 5.563 penumpang memadati Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur, pada momen libur Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, di Malang, Jumat, menjelaskan bahwa total penumpang tersebut terdiri atas 2.167 orang yang berangkat dan 3.396 orang yang tiba di Stasiun Malang.

“Berdasarkan data kami, hari ini terdapat 5.563 pelanggan yang menggunakan jasa kereta api, dengan rincian 2.167 penumpang naik dan 3.396 penumpang datang,” ujar Mahendro.

Selama periode libur Isra Mikraj, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 13 perjalanan kereta api, yang terdiri dari 12 kereta api reguler dan satu kereta api tambahan.

Mahendro menyebutkan, terdapat empat daerah tujuan favorit penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang, yaitu Kabupaten Banyuwangi, Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta.

Selain itu, Daop 8 Surabaya memprediksi jumlah penumpang pada Sabtu (17/1/26) mencapai 4.225 orang, dengan rincian 2.069 penumpang berangkat dan 2.156 penumpang tiba.

Sementara pada Minggu (18/1/26), jumlah penumpang diperkirakan mencapai 4.482 orang, terdiri atas 2.561 penumpang berangkat dan 1.921 penumpang tiba.

Mahendro menambahkan, pada Kamis (15/1/26), volume penumpang di Stasiun Malang juga tergolong tinggi, dengan total 5.745 penumpang, yang terdiri dari 2.494 penumpang berangkat dan 3.251 penumpang datang.

Ia menegaskan bahwa PT KAI terus mengoptimalkan kesiapan seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian, baik pada masa libur maupun hari normal. Selain itu, pengawasan keamanan penumpang di lingkungan stasiun juga ditingkatkan.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode libur panjang Isra Mikraj, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” kata Mahendro. (Amri–untuk Indonesia)