الخميس، 05 شباط/فبراير 2026

Serapan Anggaran MBG Tembus Rp18 Triliun di Awal 2026

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat realisasi anggaran Program Makan Bergizi (MBG) mendekati Rp18 triliun pada awal 2026. Tingginya serapan anggaran sejalan dengan percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah sejak awal tahun. (20/1/26)

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan program MBG 2026 resmi dimulai sejak awal Januari dengan jumlah SPPG yang terus bertambah dalam waktu singkat.

“Program 2026 sudah kita mulai dan kita lakukan launching pada 8 Januari 2026, dengan total SPPG 19.188,” ujar Dadan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).

Dadan mengungkapkan realisasi anggaran MBG hingga pertengahan Januari 2026 mendekati Rp18 triliun. Per 16 Januari, serapan anggaran tercatat Rp17,398 triliun dan terus meningkat hingga mendekati Rp18 triliun pada 20 Januari.

Jumlah SPPG yang beroperasi hingga 19 Januari 2026 malam mencapai sekitar 21.102 unit dan telah menjangkau 58,3 juta penerima manfaat. Dana operasional harian program tersebut tercatat mencapai Rp855 miliar.

Dadan menegaskan seluruh SPPG yang telah beroperasi saat ini dibangun dengan pendanaan mitra, tanpa menggunakan anggaran negara untuk pembangunan infrastruktur.

“21.102 SPPG yang sudah berdiri dan operasional, 100 persen dibiayai oleh mitra. Belum ada uang negara dalam pembangunan infrastruktur SPPG,” jelasnya.

Sepanjang 2026, BGN menargetkan penambahan sekitar 28 ribu SPPG, termasuk di wilayah terpencil, dengan proyeksi penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang.

Sementara itu, pagu anggaran program MBG 2026 ditetapkan sebesar Rp355 triliun, terdiri dari Rp268 triliun dalam APBN dan Rp67 triliun dana cadangan. Nilai ini melonjak tajam dibandingkan alokasi anggaran 2025 yang sebesar Rp71 triliun. (Amri-untuk Indonesia)