Subang, lognews.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui Rail Clinic serta edukasi literasi melalui Rail Library di Stasiun Cipunegara, Kabupaten Subang, Rabu (24/6).

Foto: Foto bersama KAI DAOP 3 Cirebon dengan para masyarakat yang hadir (Sumber:Sahil lognews.co.id)
Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata KAI terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api, khususnya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan.

Foto: Bapak Sigit Winarto selaku Vice President KAI Daop 3 Cirebon
"Rail Clinic hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus pengobatan gratis kepada masyarakat. Selain itu, melalui Rail Library kami juga ingin meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat, khususnya anak-anak di sekitar wilayah operasional KAI," ujar Sigit.
Komitmen Berkelanjutan Selama 10 Tahun
Pelaksanaan Rail Clinic di Stasiun Cipunegara menjadi bagian dari perjalanan panjang program TJSL KAI yang telah berlangsung secara berkelanjutan sejak tahun 2016.
Di wilayah Daop 3 Cirebon, Rail Clinic telah hadir di 12 lokasi berbeda, yaitu:
- 2016: Stasiun Ciledug
- 2017: Stasiun Babakan
- 2018: Stasiun Losari dan Pegadenbaru
- 2019: Stasiun Jatibarang, Terisi, dan Haurgeulis
- 2020: Stasiun Cirebon (masa pandemi Covid-19)
- 2023: Stasiun Pasirbungur
- 2024: Stasiun Ketanggungan
- 2025: Stasiun Arjawinangun
- 2026: Stasiun Cipunegara
Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) KAI yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar jalur kereta api sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
Rail Clinic Generasi Keempat dengan Fasilitas Medis Modern
Pada kegiatan kali ini, KAI menggunakan rangkaian Rail Clinic Generasi Keempat yang terdiri atas empat kereta diesel.
Dua kereta difungsikan sebagai Rail Clinic dan dua kereta lainnya sebagai Rail Library.
Rail Clinic memberikan berbagai layanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama, meliputi:
- Pemeriksaan kesehatan umum
- Pemeriksaan gigi
- Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
- Pemeriksaan kesehatan mata
- Pemeriksaan kebidanan lanjutan
- Layanan apotek dan obat gratis
- Penyuluhan kesehatan

Foto: Kegiatan pemeriksaan kesehatan Umum

Foto: Kegiatan Pemeriksaan Keshatan Mata
Selain itu, Rail Clinic dilengkapi fasilitas medis modern berbasis komputer, antara lain:
- EKG (elektrokardiografi) atau rekam jantung
- USG
- Laboratorium Hematology Analyzer Sysmex untuk pemeriksaan sampel darah yang membantu diagnosis penyakit secara lebih akurat
Keberadaan fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus datang ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang jauh dari tempat tinggal mereka.
Didukung 54 Tenaga Kesehatan Profesional
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, KAI Daop 3 Cirebon menerjunkan 54 personel tenaga kesehatan yang berasal dari berbagai institusi kesehatan.

Foto: Dokter yang sedang menangani pasien di Rail Clinic
Tim tersebut terdiri atas:
- 5 dokter umum dari Klinik Mediska Cirebon, RS Siloam Putera Bahagia Cirebon, RS Mitra Plumbon Subang, RS Sumber Kasih Cirebon, dan RS Permata Cirebon
- 2 dokter gigi dari Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon
- 1 dokter kandungan dari RS Mitra Plumbon Subang
- 2 analis laboratorium dari Klinik Pramita Cirebon
- 4 analis kesehatan mata dari Optik Murti Aji
- 5 apoteker dari Klinik Mediska, RS Putera Bahagia, dan RS Sumber Kasih
- 16 tenaga paramedis pendukung
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 3 Cirebon menyediakan kuota bagi 200 warga di sekitar Stasiun Cipunegara untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis.
Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan, pendataan peserta dilakukan sebelumnya dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, kecamatan, desa atau kelurahan, serta perangkat RT dan RW setempat.
Dukungan bagi Dunia Pendidikan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pendidikan, KAI Daop 3 Cirebon juga menyalurkan bantuan kepada siswa-siswi dari SDN Cipunegara, MI Miftahul Anwar Cipunegara, SDN Mukti Sari Cipunegara, SDN Wanasari 1, SDN Susupan Mulya 1, dan SMPN 1 Cipunegara.
Bantuan yang diberikan meliputi:
- 30 kacamata gratis
- 15 paket vitamin untuk ibu hamil
- 40 paket tas sekolah
- 40 paket perlengkapan gosok gigi
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menunjang kesehatan dan proses belajar para siswa sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rail Library, Perpustakaan Berjalan untuk Meningkatkan Literasi
Selain layanan kesehatan, KAI juga menghadirkan Rail Library sebagai sarana edukasi dan peningkatan literasi masyarakat.

Foto: Siswi yang sedang berfoto di rangkaian kereta perpustakaan (Rail Library)
Kereta perpustakaan ini dilengkapi berbagai fasilitas yang nyaman, antara lain:
- Sofa dan ruang baca
- Karpet area membaca
- Pantry
- Ruang menyusui dan ibadah
- Toilet
- Ruang audio visual dan ruang rapat
Rail Library juga menyediakan:
- Lebih dari 350 buku fisik
- 63 koleksi e-book
- 65 video pembelajaran edukatif
- 6 unit komputer yang terhubung dengan layanan e-library berbasis internet
Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dan pelajar dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap sumber-sumber pengetahuan modern.
Harapan KAI untuk Masyarakat
Sigit Winarto menegaskan bahwa Rail Clinic dan Rail Library merupakan agenda sosial yang secara rutin dilaksanakan KAI sebagai bentuk komitmen perusahaan yang tidak hanya fokus pada layanan transportasi, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan kualitas hidup masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menumbuhkan budaya literasi, serta mempererat hubungan antara KAI dan masyarakat. Kehadiran Rail Clinic dan Rail Library juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi kereta api serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan aset-aset negara," tutup Sigit. (Sahil untuk Indonesia)



