السبت، 29 آب/أغسطس 2026

Piala 307 Syaykh Al-Zaytun: Tim Alumni Menunjukkan Taringnya di Lapangan

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

INDRAMAYU, lognews.co.id - Pada Kamis (23/7/2026), Tim Alumni Mahad Al-Zaytun kembali menunjukkan dominasinya dalam lanjutan Turnamen Piala 307 Syaykh Al-Zaytun. Bertanding di Stadion Palagan Agung Mahad Al-Zaytun, tim alumni sukses membungkam Tim Mahasiswa IAI Al-AZIS dengan skor telak 7-0.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim sama-sama berusaha menampilkan permainan terbaiknya. Namun, Tim Alumni Mahad Al-Zaytun tampil lebih efektif dalam membangun serangan dan menguasai jalannya pertandingan.

Dominasi tersebut terus berlanjut hingga babak kedua. Tim Alumni Mahad Al-Zaytun mampu mencetak tujuh gol tanpa balas dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.

Kartu Merah Warnai Jalannya Babak Kedua

Pertandingan juga diwarnai sebuah momen yang cukup menyita perhatian penonton pada babak kedua. Penjaga gawang Tim Mahasiswa IAI Al-AZIS harus menerima kartu merah dari wasit setelah keluar dari area kotak penalti saat berupaya menghentikan serangan pemain lawan.

Meski harus bermain dengan 10 pemain, Tim Mahasiswa IAI Al-AZIS tetap berusaha memberikan perlawanan hingga peluit panjang dibunyikan.

Suporter Rayakan Kemenangan Tim Alumni

Usai pertandingan berakhir, Stadion Palagan Agung dipenuhi sorak sorai para pendukung Tim Alumni Mahad Al-Zaytun. Para pemain saling berpelukan dan berjabat tangan sebagai bentuk syukur atas kemenangan besar tersebut.

Suporter yang memadati stadion pun memberikan tepuk tangan dan dukungan kepada para pemain yang tampil solid sepanjang pertandingan.

Tiwi Wawancarai Kapten Tim Alumni

Dalam siaran langsung yang dibawakan Tiwi dari Stadion Palagan Agung, salah satu pemain Tim Alumni Mahad Al-Zaytun, Arsyad, yang bermain sebagai center back sekaligus kapten tim, mengatakan bahwa perkembangan tim terus mengalami peningkatan sejak pertandingan pertama.

"Alhamdulillah perkembangan tim sangat pesat, dari awal pertandingan melawan tim guru hingga hari ini melawan mahasiswa IAI Al-AZIS."

Saat ditanya mengenai lawan yang paling memberikan tantangan, Arsyad menilai seluruh tim memiliki kualitas masing-masing. Namun menurutnya, tim guru menjadi lawan yang paling berat.

"Sebenarnya ketiga-tiganya memberikan tantangan, tapi khusus tim guru karena mereka tim yang lumayan kuat dan cukup menantang untuk kami."

Menurut Arsyad, kekompakan menjadi faktor utama di balik penampilan impresif tim alumni selama turnamen berlangsung.

"Dari awal kami sudah mempersiapkan semuanya bersama-sama, tinggal bersama, melakukan kegiatan di luar lapangan juga bersama. Itu menjadi salah satu kunci kekompakan tim kami sehingga bisa melaju sejauh ini."

Target Berikutnya, Kalahkan Student United

Meski baru saja meraih kemenangan besar, Arsyad menegaskan timnya sudah mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya menghadapi Student United.

Ia mengakui Student United merupakan lawan yang sangat kuat. Karena itu, tim Alumni Mahad Al-Zaytun telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi pertandingan tersebut.

 

"Target kami tentu mengalahkan Student United. Student United adalah tim yang sangat kuat. Kami sudah menyiapkan berbagai strategi, menjaga stamina, dan mempersiapkan segalanya agar bisa mengalahkan mereka." (Saheel Untuk Indonesia)