Monday, 02 March 2026

Ali Khamenei Gugur, Iran Aktifkan Kepemimpinan Kolektif Sementara

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Teheran — Pemerintah Iran mengumumkan mekanisme kepemimpinan sementara setelah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dilaporkan gugur dalam serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Mengutip kantor berita resmi Islamic Republic News Agency (IRNA), Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber menyatakan bahwa Presiden, Ketua Pengadilan, serta seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi selama masa kekosongan jabatan.

“Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi di masa kekosongan jabatan,” demikian pernyataan yang dikutip IRNA.

Pada Sabtu pagi (28/2) waktu setempat, serangkaian serangan termasuk ibu kota Teheran menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil sehingga Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan meliburkan aktivitas kerja selama sepekan.

Ali Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi sejak 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Presiden Iran periode 1981–1989. Masa kepemimpinannya menjadikannya salah satu pemimpin dengan masa jabatan terlama di kawasan Timur Tengah.

Perkembangan situasi keamanan regional diperkirakan masih dinamis, menyusul eskalasi militer antara Iran dan pihak yang dituding bertanggung jawab atas serangan tersebut.

(Amri-untuk Indonesia)