Friday, 13 February 2026

Tegas, Anwar Abbas Menolak Konser Coldplay Hingga Menganalogikan Sandiaga Uno Dengan "Soro-isme"

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id,  Jakarta,  beda pandangan soal konser group band Coldplay, Majelis Ulama Indonesia dan Presidium Alumni 212 , tak sejalan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Wakil ketua MUI Anwar Abbas, mengakui tidak ada masalah antara dirinya dengan Sandiaga Uno, namun menyangkut konser band Coldplay, menurutnya kegiatan tersebut akan berdampak pada rusaknya moral.

Melalui surat terbukanya yang berjudul “Sandiaga Uno dan Soros-isme yang tidak manusiawi dan tidak berketuhanan” dengan keras Anwar Abbas menghimbau  sang menteri agar tidak melanjutkan rencananya.

Ditegaskan Anwar Abbas kondisi pemimpin di negeri ini sudah tidak lagi berfikir idiologis dan  pancasilais tapi sudah sangat liberal dan  pragmatis tak ubahnya seperti George soros yang ketika diberi tahu bahwa dirinya tidak disukai di thailand,  malaysia dan di indonesia dia dengan enteng menjawab " I am basically there to make money and I cannot and do not look at the social qonsequences of what I do ".

Anwar Abbas juga merasa kaget membaca fikiran Sandiaga Uno yang menurutnya tidak negarawan, hanya melihat sisi ekonomi ketimbang memikirkan apa dan  bagaimana dampak dari kegiatan dan tindakan yang akan dilakukannya  terhadap semua sisi dan segi dari kehidupan kita sebagai sebuah bangsa.

Dalam surat terbukanya, Anwar Abbas memperbolehkan perhelatan konser Coldplay di Jakarta pada 15 November 2023 mendatang dengan syarat tidak bertentangan denganUUD 1945 dan Pancasila.

“Jika kegiatan yang akan dilakukan tersebut sesuai  dengan  pancasila dan hukum dasar kita UUD 1945 silahkan dilaksanakan tapi kalau tidak maka jangan dilanjutkan karena hal demikian selain berarti telah berkhianat kepada negara juga jelas-jelas akan sangat merugikan dan melukai hati rakyat banyak” kata Anwar Abbas melalui surat terbukanya.

Menurut Anwar Abbas, kegiatan konser tersebut melanggar pasal 29 ayat 1,  UUD 1945 jelas-jelas dikatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini artinya  tidak boleh ada kegiatan di negeri ini yang bertentangan dengan ajaran agama.

Sosok band coldplay dikatakan giat mempromosikan LGBTQ, seperti banyak dilihat dipostingan media sosial yang mengibarkan bendera pelangi dalam konsernya bahkan sosok vokalis Chris Martinyang lekat dengan isu gay, namun sampai hari ini belum ada konfirmasi yang jelas bahwa dirinya adalah seorang gay.

Pada 15 November 2023 mendatang rencananya konser band Coldplay diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dengan harga tiket mulai dari Rp.960.000 hingga  Rp. 13.200.000.    (Amr-untuk Indonesia)

.