Tuesday, 27 January 2026

KAI Operasikan 50 Perjalanan Kereta Api Selama Masa Libur Natal dan Tahun Baru

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta -  PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 50 perjalanan kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Puluhan perjalanan kereta dimulai sejak 21 Desember 2023, hingga 7 Januari 2024.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, 6 kereta jarak jauh tambahan juga disiapkan. "KA jarak jauh itu mulai dari Surabaya, Malang dan berbagai kota tujuan," katanya dalam acara radio Pro3 RRI, Senin (11/12/2023).

Luqman merinci, ada dua KA tambahan berangkat dari Pasar Turi, dua dari Surabaya Gubeng dan dua dari Malang. Harapannya, penumpang merasa nyaman menggunakan KA.

"Itu berangkat setiap harinya di wilayah Daop 8 Surabaya dengan kurang lebih 26 ribu tempat duduk per hari. Jadi dalam 18 hari ada sekitar 450 ribu lebih tempat duduk yang kami sediakan," ujarnya.

Ia menambahkan, mayoritas penumpang, baik dari Malang maupun Surabaya banyak ke Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Banyuwangi. Mereka ke sana untuk berwisata, karena bertepatan dengan libur sekolah.

"Penumpang meningkat 3 persen. Kami bandingkan dengan periode yang sama dari tahun sebelumnya," ucapnya.

Ditekankan, seiring peningkatan keberangkatan, pihaknya terus berkoordinasi dengan TNI/Polri. Kehadiran personel TNI/Polri dan relawan untuk membantu keamanan dan kenyamanan penumpang.

"Ini komitmen bersama kami. Seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan angkutan Nataru nanti," katanya.

PT KAI Daop 8 Surabaya, katanya, juga mengantisipasi bencana hidrometeorologi karena kini masuk musim hujan. "Kami telah melakukan pengecekan, mitigasi, dan pemetaan dalam wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya," ujarnya.

Menurutnya, dari pengecekan itu, ada dua tempat yang masuk pantauan khusus. Dua tempat tersebut yaitu di lintas utara, antara Stasiun Lamongan-Stasiun Semarang, dan di jembatan Jodipan.

"Kalau di jembatan Jodipan itu karena arus sungai yang deras, sehingga membahayakan pondasi jembatan tersebut. Di lintas utara itu karena tanahnya gembur," ucap Luqman.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di seluruh resort PT KAI Daop 8 Surabaya. "Jadi AMUS terdiri dari bahan-bahan material, seperti besi, batu, kayu dan lainnya, disiapkan di atas gerbong kereta," katanya.  (Amr-untuk Indonesia)