lognews.co.id, Batang - Perkaya literasi dengan menghadirkan narasumber yang mampu menginspirasi masyarakat, menjadi agenda lognewstv melalui safari ke berbagai daerah. Salah satu tokoh kali ini, berada diatas ketinggian 650 meter di bukit Omah Tani, Kabupaten Batang, tepatnya di rumah Belanda, dengan memepertahankan gaya lawas dan kuno milik Handoko Wibowo SH seorang aktivis pembela hak hak tani, menangani kasus-kasus konflik kepemilikan tanah (19/1/2024).
Seorang aktivis Batang, Handoko Wibowo, S.H. penerima penghargaan Yap Thiam Hien award 2015, telah menunjukkan prestasinya sebagai pejuang HAM seperti Munir.
Pertemuan ini melibatkan diskusi yang kaya akan informasi hukum, sosial, pendidikan, hingga politik nasional, menggambarkan segala kelebihan dan kesemrawutan dalam mengelola kebijakan dalam jalur politik atau demokrasi di Indonesia yang dinilai sebagai negeri yang sedang sakit.
Jurnalis lognesw Media pusat, didampingi oleh kontributor Batang Saeful Husna, menggali gagasan dari Handoko Wibowo, S.H. Dengan mengawali obrolan santai dan makanan sehat tradisional rebusan ubi dan sego menggonggono ditambah telur asin dan teh hijau yang tidak pahit dengan udara segar khas Batang.

Keramahan dari sosok sederhana namun nampak ketulusan dari wajah aktivis yang berpihak kepada hak hak petani, terlihat saat menemani perbincangan, menjamu tamunya.
Dalam harapannya, Handoko Wibowo SH berharap bahwa tim lognews akan bersedia kembali untuk menginap di waktu yang akan datang. Kunjungan ini memberikan pandangan yang kaya akan para petani yang berjuang meraih kesejahteraan yang tercabut atas haknya karena dikuasai oleh pengusaha nakal, menghambat hak hidup untuk mengelola atau memiliki tanah untuk ditanami.
Perbincangan menarik ini dapat ditemukan di kanal Youtube lognewstv dalam edisi saat perjumpaan dengan tokoh nasional inspirativ dari pejuang hak tani di bukit Omah Tani, Batang. (AS Saeful Husna untuk Batang Indonesia)



