lognews.co.id, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan agar masyarakat dapat membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lebih dari dua pack per orang untuk tingkatkan distribusi pangan terjangkau. Usulan diajukan ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) usai Rakornas Evaluasi Kinerja 2025-Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu (11/1/26).
Realisasi beras SPHP 2025 hanya 802.939 ton dari target 1,5 juta ton akibat distribusi terfragmentasi yang sempat terhenti beberapa bulan. Bulog targetkan 1,5 juta ton beras + 500 ribu ton jagung SPHP 2026 berjalan kontinyu Januari-Desember. HET Rp12.500/kg (Zona 1: Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi), Rp13.100/kg (Zona 2) (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan); dan Rp13.500 per kilogram untuk zona 3 (Maluku, Papua).
"Iya, mudah-mudahan setiap orang bisa beli beras SPHP lebih dari dua pack. Kita ajukan dulu ke Bapanas supaya turnover-nya banyak," kata Rizal Ramdhani. Distribusi melalui Koperasi Desa Merah Putih, pasar rakyat, ritel modern, dan Gerakan Pangan Murah. (Amri-untuk Indonesia)


