lognews.co.id, Jakarta - Perum Bulog targetkan penerapan beras satu harga SPHP medium di tingkat pengecer nasional sepanjang 2026. Program ini wujudkan keadilan harga pangan dari Sabang sampai Merauke, terinspirasi keberhasilan BBM satu harga Pertamina.
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani sebut keberhasilan bergantung serapan 4 juta ton beras tahun ini. Stok saat ini 3,35 juta ton terus bertambah dari sentra produksi nasional. Proyeksi produksi beras 2026 capai 34,7 juta ton.
"Dari Sabang sampai Merauke satu harga beras SPHP. Seperti Pertamina BBM satu harga, Bulog juga harga berasnya satu. Target serapan 4 juta ton jadi kunci ekspor dan harga stabil," ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers Jakarta Jumat (9/1/26). Mentan Andi Amran Sulaiman catat swasembada beras bikin harga dunia turun 44% dari $650 jadi $340 per ton. (Amri-untuk Indonesia)


