Wednesday, 28 January 2026

Groundbreaking JPO Ancol–JIS, Pramono Optimistis Ubah Wajah Jakarta Utara

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan groundbreaking jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan kawasan Ancol dengan Jakarta International Stadium (JIS). Pembangunan jembatan penghubung ini diharapkan mampu mendukung pemanfaatan kawasan utara Jakarta secara lebih optimal. (25/1/26)

Di balik dimulainya proyek tersebut, Pramono mengungkap dinamika dalam proses perencanaan, termasuk persoalan penamaan jembatan. Ia mengaku sempat mempertimbangkan berbagai kepentingan yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur penghubung tersebut.

Pramono memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama JPO Ancol–JIS pada Minggu (25/1/2026). Jembatan ini memiliki panjang sekitar 466 meter dan dibangun melalui kerja sama dengan BTN.

“Pada hari ini saya betul-betul merasa berbahagia karena dimulainya pembangunan JPO bersama BTN yang menghubungkan Ancol dengan JIS. Panjangnya 466 meter, dan saya meyakini ini akan mengubah wajah Jakarta, terutama di bagian utara,” ujar Pramono kepada wartawan.

Ia menyebut pembangunan JPO ditargetkan rampung pada Mei 2026. Dengan selesainya proyek tersebut, kawasan JIS dan Ancol diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, khususnya dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta pada Juni mendatang.

Selain pembangunan jembatan, Pramono juga menyinggung proyek infrastruktur transportasi yang menopang kawasan JIS dan Ancol. Ia menyampaikan pembangunan stasiun KRL ditargetkan selesai pada April 2026 sehingga mempermudah mobilitas masyarakat.

“Seperti kita ketahui bersama, sekarang ini juga sedang dilakukan pembangunan untuk KRL yang direncanakan selesai pada bulan April. Sehingga pada bulan Juni, ketika ulang tahun Jakarta, jika kegiatan diadakan di JIS atau di Ancol, masyarakat akan sangat mudah untuk hadir,” ucapnya.

Menurut Pramono, konektivitas transportasi yang terintegrasi akan mendukung pemanfaatan JIS secara menyeluruh sekaligus memperkuat peran kawasan utara Jakarta sebagai pusat kegiatan baru. (Amri-untuk Indonesia)