Friday, 28 August 2026

Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Bergilir di Jawa, Sistem Kelistrikan Mulai Pulih

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa pada pekan lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan setelah menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (22/6/2026), sekaligus menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi sistem kelistrikan nasional.

Sistem Kelistrikan Berangsur Normal

Darmawan menjelaskan bahwa sejak Minggu (21/6/2026), kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa menunjukkan perbaikan yang signifikan. Sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami pemadaman bergilir kini telah kembali memperoleh pasokan listrik secara normal, sementara titik-titik gangguan berhasil ditekan seminimal mungkin.

PLN mengakui gangguan tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat dan menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang terjadi.

"Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut," ujar Darmawan Prasodjo.

Gangguan Berasal dari Kendala Teknis

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, gangguan pasokan listrik dipicu oleh masalah teknis operasional yang terjadi pada Jumat pekan lalu. Kendala tersebut menyebabkan dua unit pembangkit listrik besar milik mitra Independent Power Producer (IPP) keluar dari sistem kelistrikan Jawa.

Menanggapi kondisi tersebut, PLN bersama mitra pembangkit segera melakukan langkah percepatan perbaikan untuk memulihkan pasokan listrik dan menjaga keandalan sistem.

Hingga Minggu malam, satu dari dua pembangkit yang mengalami gangguan telah berhasil dipulihkan. Unit pembangkit tersebut kembali tersinkronisasi dengan sistem dan mulai menyuplai energi listrik ke jaringan Jawa.

Perkuatan Pasokan dan Infrastruktur

Selain pemulihan pembangkit, kondisi sistem kelistrikan juga didukung oleh mulai tersedianya pasokan energi primer yang sesuai dengan kebutuhan operasional pembangkit, baik milik PLN maupun mitra IPP.

PLN menegaskan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola rantai pasok energi primer serta memperkuat keandalan infrastruktur pembangkit guna mencegah terulangnya gangguan serupa di masa mendatang.

Penanganan Dilakukan 24 Jam

Untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal, seluruh tim PLN di berbagai daerah dikerahkan secara penuh selama 24 jam setiap hari. Langkah tersebut mencakup pemantauan berkala terhadap kondisi sistem, percepatan perbaikan teknis, serta penyusunan strategi mitigasi terhadap potensi hambatan yang mungkin muncul.

PLN menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri yang bergantung pada stabilitas energi.

Apresiasi kepada Pemerintah dan Mitra

Dalam kesempatan tersebut, Darmawan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atas dukungan dan koordinasi yang diberikan selama proses penanganan gangguan berlangsung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, PLN, pemasok energi primer, dan mitra pembangkit menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.

"Kami mohon doa, dukungan dari seluruh masyarakat agar upaya all out dari kami semuanya ini bisa dimudahkan dan berjalan dengan lancar," ucap Darmawan.

"Dan kami mengapresiasi sekali lagi dukungan dari pemerintah, kekompakan dari seluruh mitra kami, baik dari pemasok, dari mitra-mitra pembangkit sehingga kita bersama-sama menjaga keandalan agar penyediaan energi ini ke depannya bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.