lognews.co.id, Indramayu - Pemerintah Kabupaten Indramayu matangkan transformasi digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Strategi ini payungi Perbup Satu Data Indramayu dan pengelolaan infrastruktur TIK terintegrasi.
Plt Kepala Diskominfo Atang Suwandi paparkan inovasi Super Apps Wong Reang jadi one-stop service: "Sehat Yu" layanan kesehatan, "Pasar Yu" info harga pasar, administrasi kependudukan, perizinan. Hadirkan "Nyai" asisten agentic AI cek status perizinan real-time dan pandu bayar pajak daerah.
"Transformasi digital bukan sekadar trend, tapi strategis berlandasan hukum kuat. Penting kesiapan SDM sebagai pengelola dan pengguna. Literasi digital ASN dan masyarakat jadi kunci efisiensi, transparansi, akuntabilitas," ujar Atang Suwandi
Komitmen ini membuahkan hasil positif, di mana Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2024 menempatkan Indramayu pada kategori tinggi dengan skor 47,32 poin.
Ke depan, pemerintah menargetkan seluruh layanan publik benar-benar menyatu dalam satu ekosistem guna meminimalkan duplikasi sistem dan memaksimalkan anggaran daerah demi mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) untuk kesejahteraan masyarakat Indramayu semuanya (Amri-untuk Indonesia)


