Friday, 28 August 2026

Buka Pelatihan Bahasa Jepang, Lucky Hakim Dorong Calon Pekerja Migran Tingkatkan Kompetensi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

INDRAMAYU, lognews.co.id – Bupati Indramayu Lucky Hakim membuka Pelatihan Bahasa Jepang bagi ratusan calon pekerja migran di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Senin (10/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan luar negeri melalui kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan International Manpower Development Organization (IM Japan).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, Ketua Umum DPP Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Seluruh Indonesia (ALPA Indonesia) Rawin serta sejumlah undangan lainnya.

Peserta Diminta Serius Mengikuti Pelatihan

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi kerja sama ALPA Indonesia dan Disnaker Kabupaten Indramayu yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri mengikuti program pemagangan ke luar negeri.

Menurut Lucky, para peserta telah melewati sejumlah tahapan seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahap pelatihan.

Karena itu, ia meminta kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Peserta tidak hanya diminta meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga membangun kedisiplinan, menjaga sikap, mempersiapkan ketahanan fisik serta membentuk etos kerja.

“Terus belajar, tingkatkan kemampuan, dan jaga kedisiplinan serta etos kerja,” pesan Lucky.

Pemerintah Perluas Akses Pelatihan

Lucky menegaskan Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui berbagai program pelatihan.

Selain menyediakan pelatihan, pemerintah daerah juga berupaya memperluas kerja sama serta akses informasi mengenai berbagai kesempatan di bidang ketenagakerjaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memiliki keterampilan yang lebih baik sehingga mampu bersaing dan memenuhi persyaratan dunia kerja.

Peserta Dibekali Sebelum Seleksi

Ketua Umum DPP ALPA Indonesia Rawin menjelaskan pelatihan Bahasa Jepang tersebut merupakan pembekalan bagi peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.

Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta telah melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari tes matematika dasar, psikologi, kesamaptaan tubuh hingga wawancara.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi bahasa Jepang, matematika dasar, kedisiplinan dan ketahanan fisik. Pembekalan tersebut diharapkan membuat peserta lebih siap menghadapi tahapan seleksi di BBPVP Bekasi.

Seleksi di Indramayu Diupayakan

Rawin mengatakan ALPA Indonesia turut mendukung kebutuhan pelatihan, mulai dari alat tulis, modul, seragam hingga penyediaan instruktur.

Sementara itu, Disnaker Kabupaten Indramayu sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar pelaksanaan seleksi program pemagangan dapat dilakukan di Indramayu.

Namun, karena agenda seleksi tahun ini telah tersusun, pelaksanaan seleksi di Indramayu kemungkinan baru dapat direalisasikan pada tahun berikutnya.

Ke depan, Rawin berharap kerja sama antara ALPA Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya calon pekerja migran yang akan mengikuti program pemagangan ke luar negeri.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis kit pelatihan kepada peserta oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati.

(Delili dan saheel untuk Indonesia)