LOGNEWS.CO.ID | Indramayu - Ratusan warga Desa Haurkolot, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, memadati Kantor Kuwu Desa Haurkolot pada Kamis (10/9/2026) untuk menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah. Penyaluran bantuan ini merupakan alokasi untuk Juli, Agustus, dan September 2026 yang disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Indramayu.
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, warga terlihat mengantre dengan tertib untuk mengambil bantuan beras sebanyak 30 kilogram per penerima. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena bantuan tersebut dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, terutama menjelang musim paceklik.
Salah seorang penerima bantuan, Anipah, warga Blok Kalinjero, mengaku telah lima kali menerima program bantuan pangan pemerintah. Ia mengatakan, bantuan kali ini berbeda dengan penyaluran sebelumnya.
"Kalau sekarang dapat beras 30 kilogram. Sebelumnya pernah dapat 20 kilogram beras ditambah minyak goreng empat liter. Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga," ujarnya.
Menurut Anipah, anggaran yang biasanya digunakan untuk membeli beras kini bisa dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti uang jajan anak sekolah maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.
"Terima kasih kepada pemerintah dan Desa Haurkolot. Mudah-mudahan program seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Hal senada disampaikan Ujer, warga Blok Manggungan. Ia mengaku telah menerima bantuan pangan sejak program tersebut pertama kali disalurkan di desanya.
"Bantuan ini manfaatnya untuk makan sehari-hari. Dalam satu keluarga, beras 30 kilogram hampir cukup untuk kebutuhan sekitar satu bulan," ungkapnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah karena bantuan tersebut dinilai mampu meringankan beban pengeluaran keluarga.
Kuwu: Penyaluran Berjalan Lancar dan Tanpa Pungutan
Kuwu Desa Haurkolot, Suradi, mengatakan penyaluran bantuan pangan berlangsung lancar dan melibatkan seluruh unsur pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa, RT, RW, hingga tokoh masyarakat.
"Hari ini penyaluran bantuan pangan dimulai dan berjalan dengan lancar. Masyarakat sangat antusias menerima bantuan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog dan Kementerian Ketahanan Pangan atas program yang sangat membantu masyarakat Desa Haurkolot," kata Suradi.
Ia menjelaskan, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 30 kilogram beras atau setara tiga karung beras kemasan 10 kilogram. Penyaluran akan terus berlangsung hingga seluruh bantuan selesai dibagikan kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Suradi juga menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan di Desa Haurkolot tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya informasi yang sempat viral di media sosial mengenai dugaan pungutan dalam penyaluran bantuan pangan di wilayah lain.
"Saya sudah mengingatkan RT dan RW agar tidak meminta biaya atau bentuk partisipasi apa pun kepada masyarakat. Penyaluran bantuan di Desa Haurkolot murni gratis," tegasnya.
Ia bahkan mempersilakan masyarakat untuk memastikan langsung bahwa tidak ada pungutan selama proses pembagian bantuan berlangsung.
Warga Diimbau Segera Mengambil Bantuan
Pemerintah Desa Haurkolot mengimbau warga yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat agar segera datang ke Kantor Kuwu untuk mengambil bantuan sesuai jadwal penyaluran. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kondisi ekonomi dan musim paceklik yang mulai dirasakan sebagian warga.
Dengan penyaluran yang berlangsung tertib dan tanpa pungutan, bantuan pangan dari pemerintah diharapkan benar-benar dapat diterima masyarakat secara utuh dan memberikan manfaat bagi kebutuhan sehari-hari warga Desa Haurkolot.



