AMUK Sukajati Gelar Audiensi Terkait Temuan Satu Ton Beras Bantuan Pangan

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

INDRAMAYU, Lognews.co.id - Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) Sukajati menggelar audiensi di Aula Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jumat, 2 Oktober 2026. Audiensi tersebut digelar untuk meminta penjelasan pemerintah desa terkait temuan sekitar satu ton beras bantuan pangan yang sebelumnya ditemukan di garasi mobil Kepala Desa Sukajati.

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan hingga sekitar seratus orang perwakilan masyarakat yang tergabung dalam AMUK Sukajati. Namun, hanya sekitar 10 orang perwakilan yang diperkenankan mengikuti audiensi di dalam aula.

AMUK Sukajati Minta Kejelasan Terkait Temuan Beras Bantuan

Koordinator AMUK Sukajati, Nanang Khaerul A, mengatakan audiensi merupakan langkah yang ditempuh masyarakat untuk meminta kejelasan terkait persoalan tersebut sekaligus bagian dari penyampaian aspirasi secara demokratis.

Menurut Nanang, pihaknya telah melayangkan surat audiensi kepada pemerintah desa dua hari sebelum kegiatan dilaksanakan.

"Ini adalah salah satu cara bagi kami untuk menegur. Ini juga bagian dari demokratisasi," ujar Nanang pada saat di wawancarai awak media.

Namun, Kepala Desa Sukajati tidak dapat menghadiri audiensi karena sedang menjalani proses pemeriksaan di Polres Indramayu.

Nanang mengatakan AMUK Sukajati menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung dan tidak ingin memaksakan pihak yang bersangkutan untuk hadir dalam audiensi.

AMUK Minta Kasus Diusut Sampai Tuntas

Ia menegaskan, agenda utama AMUK Sukajati adalah mendorong agar persoalan temuan beras bantuan pangan tersebut dapat diusut secara menyeluruh.

"Agenda AMUK adalah satu, usut kasus ini sampai tuntas, sampai terang benar-benar. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi," katanya.

Terkait proses hukum yang saat ini berjalan, Nanang mengaku mempercayakan penanganannya kepada aparat kepolisian. Ia menilai langkah kepolisian yang telah melakukan proses pemeriksaan dalam waktu relatif cepat merupakan perkembangan positif.

"Harapan saya hanya ada di kepolisian. Saya percaya sepenuhnya kepada pihak kepolisian," ujarnya.

Nanang juga menegaskan bahwa AMUK Sukajati belum menganggap perjuangan mereka selesai setelah audiensi digelar. Menurutnya, kepuasan masyarakat baru dapat dinilai setelah seluruh proses terkait persoalan tersebut mendapatkan kejelasan.

"Kalau sekarang sudah dikatakan puas atau tidak, perjuangan belum berakhir," katanya.

Ia bahkan tidak menutup kemungkinan adanya aksi lanjutan apabila dalam proses berikutnya ditemukan hal-hal yang dinilai perlu dipertanyakan kembali.

Camat Haurgeulis Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Sesuai Prosedur

Sementara itu, Camat Haurgeulis Rory Firmansyah menyampaikan bahwa pihak kecamatan sebelumnya telah memberikan imbauan kepada desa-desa di wilayah Kecamatan Haurgeulis terkait penyaluran bantuan pangan.

Menurut Rory, imbauan tersebut diberikan agar proses penyaluran bantuan pangan di tingkat desa berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

"Kita sebelumnya memang sudah memberikan imbauan kepada semua desa yang ada di kecamatan dalam hal penyaluran bantuan pangan ini supaya sesuai dengan prosedur, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Rory.

Ketika ditanya mengenai kendaraan yang dikaitkan dengan temuan beras bantuan pangan tersebut, Rory mengatakan pihaknya masih perlu melakukan pengecekan terhadap data yang ada.

"Nanti kita cek dulu datanya," katanya.

Rory juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas di wilayah Desa Sukajati selama proses hukum berlangsung. Ia meminta masyarakat menghormati tahapan pemeriksaan yang sedang dilakukan aparat penegak hukum.

"Mari kita sama-sama menghormati proses hukum yang sedang dilakukan. Kami berharap warga masyarakat Sukajati supaya tetap bisa menjaga kondusivitas Desa Sukajati yang kita cintai," ujar Rory.

Audiensi berlangsung dengan aman. AMUK Sukajati menyatakan akan terus mengikuti perkembangan proses hukum terkait temuan beras bantuan pangan tersebut dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat yang berwenang.

Kapolsek Haurgeulis: Audiensi Berjalan Aman dan Lancar

Sementara itu, Kapolsek Haurgeulis AKP Saefullah, S.H., M.A.P menyampaikan bahwa kegiatan audiensi berjalan dengan aman dan lancar. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang mengikuti kegiatan dengan tertib sehingga situasi selama audiensi tetap kondusif.

Saefullah juga mengimbau seluruh peserta untuk kembali ke rumah masing-masing dengan tertib setelah kegiatan berakhir. Ia berharap masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban sembari menunggu tahapan selanjutnya.

"Kegiatan audiensi ini berjalan aman dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib," ujar Saefullah. (Sahel untuk Indonesia)