Friday, 30 January 2026

Menulislah Agar Kamu Tidak Dilupakan Sejarah

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Oleh: Asyraf Khairul Azam (Pelajar MTs Ma’had Al-Zaytun) 

logews.co.id, Indonesia - MTs. Ma'had Al-Zaytun, kembali membuahkan prestasi yang membanggakan. Pada akhir tahun 2025, para pelajar ini turut berpartisipasi dalam Event Lomba Cerpen Nasional secara online yang diselenggarakan oleh FIT Cahaya Media. Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar dari berbagai daerah untuk menyalurkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan menulis dalam bentuk cerita pendek (cerpen).

lognews 11

Para peserta mengirimkan karya terbaik mereka pada bulan Oktober 2025 dengan beragam tema menarik, mulai dari dunia mimpi, refleksi diri, kisah misteri, hingga cerita penuh makna kehidupan. Keikutsertaan ini tidak hanya bertujuan meraih penghargaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa budaya literasi di Ma’had Al-Zaytun terus berkembang.

Adapun pelajar Ma’had Al-Zaytun yang mengikuti lomba cerpen nasional dan mendapatkan juara ini adalah:

    Adelina Rahmi Azzahira Kelas: 8-B-07

    Kategori Terunik — Cerpen Dream World

    Adiva Wafirah Kelas: 8-B-05

    Kategori Penulis Terpilih — Cerpen Lautku, Cintaku

    Keitaro Davin Kelas: 9-A-09

    Kategori Nominasi Favorit — Cerpen The Dancer Foot

    Adam Alfath Satyariendra Kelas: 9-A-01

    Kategori Nominasi Terpilih — Cerpen Keanehan Hari Hujan

    Raja Damian Kurniawan Kelas: 9-A-02

    Kategori Juara Umum 2 — Cerpen Diriku yang Lain

    Muhammad Arsenio F.P. Kelas: 9-A-02

    Kategori Nominasi Terpilih — Cerpen Rintik Hujan dan Masa Lalu

    Rizki Rama F. Kelas: 9-A-07

    Kategori Terbaik — Cerpen Tanah Tandus Penuh Darah

    Javas El. G. Kelas: 9-A-01

    Kategori Terunik — Cerpen Catatan di Ambang Pintu

    Aisy Hashshad Kelas: 9-A-04

    Kategori Terpilih — Cerpen Si Anak Indigo

    Fath Al-Akbar Kelas: 9-A-06

    Kategori Nominasi Terbaik — Cerpen Sebuah Langkah Kecil

    Aldiansyah Sasmita kelas 9-A-6

    Kategori Harapan 3 — Whispers Of The Heart

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTs Ma’had Al-Zaytun. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras para peserta. Mereka berharap pencapaian ini dapat memotivasi pelajar lain untuk terus berkarya di bidang literasi.

Dalam kesempatan ini, tim liputan mewawancarai salah satu pemenang utama, Raja Damian Kurniawan, yang berhasil meraih Juara Umum 2 dan mendapatkan penghargaan berupa emas sekitar 0,001 gram dari lomba tersebut.

WhatsApp Image 2026 01 13 at 11.46.31

Raja Damian Kurniawan

Saat ditanya tentang event yang diikutinya, Raja menjawab dengan penuh semangat, “Saya mengikuti event lomba cerpen nasional dari FIT Cahaya Media.” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan proses kreatifnya. Raja mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikan cerpennya. Menurutnya, menulis cerita membutuhkan ketekunan dan kesabaran agar hasilnya maksimal.

Ketika ditanya mengenai penerbit buku, Raja menjelaskan bahwa FIT Cahaya Media menjadi pihak yang menerbitkan kumpulan karya cerpen para peserta lomba. Tentang prestasi yang diraihnya, ia dengan bangga menyampaikan, “Saya meraih kategori Juara Umum 2 cerpen.” dengan bangganya.

Raja juga menceritakan isi karyanya. Cerpen berjudul Diriku yang Lain mengisahkan tentang seseorang yang memiliki kepribadian ganda. Ia menambahkan bahwa cerita tersebut terinspirasi dari konflik batin manusia yang sering tidak terlihat oleh orang lain.

Setelah mengikuti event ini, Raja merasa semakin termotivasi untuk terus berkembang. Ia mengungkapkan, “Motivasi saya setelah mengikuti event ini adalah meningkatkan skill menulis agar terus berkembang. Saya berharap suatu saat nanti bisa menulis sebuah novel.” ujarnya.

Sebagai penutup wawancara, Raja memberikan pesan kepada semua pelajar. “Saya menyarankan kepada semua teman-teman untuk terus berusaha menggapai apa yang diinginkan, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil." ujarnya dengan penuh semangat.

Keikutsertaan pelajar MTs Ma’had Al-Zaytun dalam lomba cerpen nasional ini membuktikan bahwa dunia literasi memiliki tempat penting dalam pendidikan. Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya belajar menulis, tetapi juga melatih imajinasi, kesabaran, dan keberanian menampilkan karya di tingkat nasional.

Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju karya-karya besar di masa depan, serta menginspirasi generasi muda lainnya untuk mencintai dunia membaca dan menulis. (Amri-untuk Indonesia)

“Mendidik dan membangun semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah.”