Oleh: Nurrohmah, A.Md (Tutor PKBM Al Zaytun)
lognews.co.id, Indramayu - Di bawah naungan langit yang cerah namun tetap terasa sejuk menyegarkan. Suasana di kediaman Ibu Reni, Desa Sukaslamet, tampak berbeda. Sejak Ahad pagi (1/3/2026), gema doa dan lantunan istighosah telah mengalun khidmat, menandai dimulainya agenda Safari Ramadan Tutor PKBM, Paguyuban Istri Peduli (PIP) Blok Sukaslamet & Cibanoang.
Acara ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang bertumbuh bagi para perempuan hebat yang sebagian besarnya merupakan Warga Belajar PKBM Al-Zaytun (Program Paket A, B, dan C). Dengan dipandu oleh Siti Isnaini, warga belajar Paket C yang tampil apik sebagai pembawa acara, kegiatan berlangsung penuh antusiasme.
Sinergi dan Kesadaran Berorganisasi
Dalam sesi sambutan, Sriatun selaku Penanggung Jawab acara menekankan pentingnya silaturahmi sebagai fondasi komunitas. Senada dengan hal tersebut, Nurrohmah, A.Ma.Ph., perwakilan Paguyuban sekaligus Tutor PKBM Al-Zaytun, memaparkan berbagai program strategis paguyuban yang dirancang untuk pemberdayaan anggota.
Visi kemandirian ekonomi juga turut disuarakan oleh Pembina PIP, Dewi Asih Nusantari, S.Sos. Dalam arahannya, beliau mengajak para ibu untuk meningkatkan kesadaran berkoperasi melalui konsep Kodeko.
"Kebersamaan adalah kunci, dan koperasi adalah wadah kita untuk tumbuh sejahtera bersama," ujarnya.

Bedah Parenting: Menjadi Perempuan 'Super' yang Bahagia
Memasuki sesi inti, suasana diskusi menjadi kian hidup saat Umu Mutiah, S.Psi. (Tutor PKBM) mengangkat tema parenting dan dasar-dasar pernikahan menurut Al-Qur'an. Beliau mengajak ibu-ibu untuk berpikir kritis melalui studi kasus permasalahan keluarga yang kerap ditemui sehari-hari.
Para ibu yang hadir merupakan para Superwomen yang mengemban tugas domestik sekaligus sosial. Mereka tampak sangat terhubung dengan materi ini. Diskusi mengalir dua arah, di mana para peserta aktif memberikan solusi dan pendapat berdasarkan pengalaman mereka.
Sebagai penguatan, Maryuni, S.Pd. memaparkan materi tentang "5 Bahasa Kasih". Ia menekankan bahwa kunci keharmonisan adalah komunikasi yang tepat agar pasangan dapat saling mendukung, menghormati, dan setia.
"Saat badai permasalahan datang, langkah pertama bukanlah menyalahkan, melainkan koreksi diri dan berdamai dengan diri sendiri," pesan Maryuni yang disambut anggukan setuju para hadirin.
Penutup yang Berkesan
Acara yang didokumentasikan dengan apik oleh Samsiah, S.Pd. dari Tim Pendidikan PIP ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Nurhasanah.
Safari Ramadan kali ini meninggalkan pesan mendalam: bahwa di tangan ibu yang teredukasi dan memiliki hati yang damai, keluarga yang kuat akan terbentuk. Silaturahim PIP Blok Sukaslamet hari ini adalah bukti nyata bahwa belajar dan berorganisasi bisa berjalan beriringan dengan kebahagiaan rumah tangga.
(Amri-untuk Indonesia)
Mendidik dan membangun semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah




