Saturday, 05 September 2026

Pelajar Malaysia di Al Zaytun Rayakan Hari Kemerdekaan di Perantauan

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

INDRAMAYU, Lognews.co.id – Momen peringatan Hari Kemerdekaan Malaysia yang jatuh pada 31 Agustus menjadi pengalaman istimewa bagi para pelajar asal Malaysia yang menempuh pendidikan di Mahad Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Meski berada jauh dari tanah air, mereka tetap dapat merayakan dan memaknai kemerdekaan bersama keluarga besar Al Zaytun dalam suasana penuh toleransi dan persaudaraan.

Salah seorang wali pelajar asal Malaysia, Maznah binti Ibrahim, mengaku bersyukur melihat perkembangan putranya yang baru sekitar dua bulan bersekolah di Al Zaytun sebagai siswa kelas VII tahun ajaran 2026.

Maznah mengatakan dirinya datang bersama suami dan anak-anak untuk memberikan dukungan kepada putra mereka yang sedang menempuh pendidikan di Al Zaytun. Menurutnya, proses adaptasi para pelajar Malaysia berjalan dengan baik berkat lingkungan pendidikan yang mendukung.

"Alhamdulillah, anak-anak kami yang berjumlah sekitar 18 hingga 19 orang sudah mulai menyesuaikan diri. Guru-guru di sini sangat memahami, penuh empati, dan membimbing mereka secara bertahap, bukan dengan hukuman yang membuat mereka tertekan," ujar Maznah.

Ia juga mengapresiasi peran para pelajar senior, khususnya siswa kelas XII, yang dinilai aktif membimbing dan memberikan nasihat kepada adik-adik kelasnya.

"Senior-senior mereka sangat baik. Mereka selalu memberi arahan dan membimbing adik-adik junior agar bisa bersekolah dengan baik dan merasa nyaman di lingkungan Al Zaytun," katanya.

Memaknai Kemerdekaan Meski Jauh dari Tanah Air

Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Malaysia, Maznah merasa terharu karena anak-anak tetap diajak menghayati nilai-nilai kebangsaan meskipun berada di Indonesia.

Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar perayaan, tetapi juga semangat untuk membangun bangsa dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi Malaysia di masa depan.

"Walaupun mereka berada di perantauan, mereka tetap diajarkan untuk mencintai Malaysia. Kemerdekaan ditanamkan sebagai kebebasan untuk membangun bangsa tanpa batasan, meski mereka sedang belajar di Indonesia," ungkapnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik dan keluarga besar Al Zaytun yang telah mendampingi para pelajar Malaysia selama menjalani pendidikan.

Haris Dhuha: Pelajar Malaysia Merasa Aman dan Diterima di Al Zaytun

Sementara itu, Haris Dhuha, pelajar Al Zaytun asal Malaysia yang duduk di bangku kelas VII, turut menyampaikan rasa syukur karena para pelajar Malaysia diberikan kesempatan memperingati Hari Kemerdekaan Malaysia di lingkungan Al Zaytun.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Mahad Al Zaytun beserta seluruh jajaran dan keluarga besar Al Zaytun yang telah memberikan ruang bagi pelajar Malaysia untuk merayakan hari bersejarah tersebut.

"Terima kasih kepada Mahad Al Zaytun dan seluruh jajarannya karena telah memberikan kesempatan kepada kami, pelajar Malaysia, untuk memperingati Hari Kemerdekaan Malaysia di Al Zaytun," ujar Haris Dhuha.

Haris mengaku merasa aman dan nyaman selama belajar di Al Zaytun. Menurutnya, para pelajar Indonesia menerima mereka dengan baik tanpa membedakan latar belakang maupun asal daerah.

"Teman-teman Indonesia di sini menjunjung tinggi nilai perdamaian dan tidak bersikap rasis kepada pelajar dari negara lain. Kami berteman dengan pelajar dari Aceh, Sumatera, Jawa, dan berbagai daerah lainnya," tuturnya.

Berharap Pelajar Malaysia Berkontribusi untuk Al Zaytun dan Tanah Air

Haris berharap seluruh pelajar Malaysia yang menimba ilmu di Al Zaytun dapat memberikan kontribusi, baik bagi lembaga pendidikan tempat mereka belajar maupun bagi Malaysia setelah kembali ke negaranya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh di Al Zaytun dapat menjadi bekal untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pembangunan bangsa.

"Semoga seluruh pelajar Malaysia di sini bisa memberikan kontribusi kepada Mahad Al Zaytun dan juga kepada negara Malaysia yang tercinta agar menjadi bangsa yang semakin maju dan menjadi contoh perdamaian dunia," katanya.

Menutup pesannya, Haris mengajak para pelajar Malaysia yang berada di luar negeri untuk tetap bangga terhadap identitas dan asal-usulnya.

"Selamat Hari Kemerdekaan Malaysia. Tetap bangga kepada negara sendiri walaupun berada di luar negeri. Jangan pernah melupakan asal-usul dan leluhur kita. Al Zaytun menjadi tempat kami belajar tentang toleransi, persaudaraan, dan resolusi perdamaian," pungkasnya. (Saheel untuk Indonesia)