Indramayu, Lognews.co.id - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Zaytun terus memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pada pengembangan potensi pelajar secara menyeluruh. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan BINTANG (Bina Talenta Seni dan Olahraga) yang resmi dibuka di Stadion Utama Gelora Raga, Al-Zaytun, Indramayu.
BINTANG menjadi program baru yang menggantikan kegiatan Color Fun Day dengan konsep yang lebih terarah. Selain menghadirkan kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan dan pertunjukan bagi pelajar dalam bidang seni, serta dilengkapi dengan perlombaan akademik.
Ketua Penyelenggara BINTANG, Ustaz Amir, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari proses pendidikan holistik bagi pelajar Madrasah Ibtidaiyah Al-Zaytun.
"BINTANG adalah kegiatan baru dari kegiatan MI tahun ini, namun tetap berfokus pada seni dan olahraga. Bedanya dengan Color Fun Day, olahraga tetap berbentuk kompetisi, sedangkan seni bersifat penampilan atau pertunjukan yang tetap melalui proses pelatihan dan pembinaan," ujar Ustaz Amir saat diwawancarai Radio Prima FM.
Menurutnya, perubahan konsep tersebut bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi pelajar untuk menampilkan hasil pembinaan tanpa harus selalu berorientasi pada persaingan.
Mengembangkan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik
BINTANG tidak hanya menghadirkan kegiatan seni dan olahraga, tetapi juga lomba akademik yang dirancang sesuai dengan perkembangan usia pelajar Madrasah Ibtidaiyah.
Ustaz Amir menegaskan bahwa pendidikan pada jenjang dasar merupakan fase penting untuk mengembangkan tiga aspek utama dalam diri pelajar, yaitu kemampuan berpikir (kognitif), sikap dan karakter (afektif), serta keterampilan (psikomotorik).
"Pada pendidikan anak usia dini, ini adalah masa yang membutuhkan pengembangan dari segi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Olahraga mengembangkan kemampuan psikomotorik, seni menghaluskan budi, sedangkan akademik mengasah kemampuan kognitif dan pengetahuan mereka," jelasnya.
Ia menambahkan, keseimbangan ketiga aspek tersebut menjadi bagian dari tujuan pendidikan di MI Al-Zaytun agar potensi pelajar dapat berkembang secara optimal.
"Kami berusaha menyeimbangkan semuanya agar selaras dan sejalan, sehingga pendidikan di MI Al-Zaytun bisa tercapai dengan maksimal."
Belasan Cabang Jadi Ruang Pengembangan Talenta Pelajar
Dalam pelaksanaannya, BINTANG menghadirkan berbagai cabang kegiatan yang melibatkan seluruh pelajar MI Al-Zaytun serta pelajar MI Cibanoang.
Pada bidang olahraga, pelajar mengikuti kompetisi futsal, bola voli, hoki, badminton, tenis meja, atletik, dan basket.
Sementara pada bidang seni, pelajar menampilkan kemampuan melalui band, drama, vokal, tari modern, tari tradisional, Tilawatil Quran, melukis, angklung, karawitan, hingga terbangan.
Tidak hanya itu, bidang akademik juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini melalui lomba cerdas cermat, Spelling Bee, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.
Ragam kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenali, melatih, dan menampilkan potensi yang dimiliki sejak usia Madrasah Ibtidaiyah.
Mengusung Semangat "Upgrade Diri, Tebar Inspirasi"
Tahun ini, BINTANG mengangkat tema "Upgrade Diri, Tebar Inspirasi" sebagai pesan utama bagi seluruh pelajar.
Ustaz Amir mengatakan tema tersebut mengajak pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan diri sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Kita sebagai insan, manusia, selalu memerlukan upgrade pada diri kita untuk menambah pengetahuan. Jangan lupa juga menebar inspirasi bagi seluruh lingkungan dan masyarakat," tuturnya.
Melalui BINTANG, MI Al-Zaytun menegaskan bahwa pendidikan dasar tidak hanya membentuk pelajar yang unggul secara akademik, tetapi juga pelajar yang memiliki karakter, kreativitas, sportivitas, dan keberanian untuk terus berkembang serta menginspirasi sesama. (Saheel untuk Indonesia)



