INDRAMAYU, lognews.co.id – Tunas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Zaytun melakukan kunjungan edukatif ke Galangan Kapal Samudera Biru Al-Zaytun di Eretan, Kabupaten Indramayu, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran untuk mengenalkan kekayaan laut Indonesia dan profesi pelaut kepada peserta didik sejak usia dini.
Kepala PAUD Al-Zaytun, Ustadzah Maratu Soleha, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dirancang agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar secara langsung. Mereka tidak hanya menerima materi melalui cerita atau tayangan video, tetapi juga melihat lingkungan kemaritiman secara nyata.
Menurutnya, pengenalan dunia maritim merupakan salah satu topik pembelajaran yang perlu disampaikan melalui pengalaman konkret. Dengan mengunjungi galangan kapal, anak-anak diharapkan mulai mengenal luasnya wilayah laut Indonesia dan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan maritim.
“Anak-anak kami, para Tunas PAUD Al-Zaytun ini, sangat antusias sekali karena kami mengusung tema pembelajaran, di mana para Tunas PAUD ini harus melihat langsung secara nyata bagaimana kondisi alam semesta, yaitu betapa luasnya pelautan Indonesia, dan juga berkaitan dengan profesi pelaut,” ujar Ustadzah Maratu Soleha.
Ia menerangkan, kunjungan tersebut telah mendapatkan izin dari Syekh Al-Zaytun. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah ingin menghadirkan suasana belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar.
Selain mengenalkan laut Indonesia, peserta didik juga diarahkan untuk memahami keberadaan galangan kapal sebagai bagian dari aktivitas kemaritiman. Mereka berkesempatan mengenal kapal dan proses pembuatannya melalui penjelasan dari petugas yang bertugas di lokasi.
Pembelajaran di Luar Kelas
Kunjungan ke Galangan Kapal Samudera Biru Al-Zaytun merupakan bentuk pembelajaran di luar kelas yang menghubungkan materi pendidikan dengan objek nyata.
Ustadzah Maratu Soleha menilai, pengalaman langsung dapat membantu anak-anak membangun pemahaman awal terhadap topik yang sedang dipelajari. Pengenalan semacam ini juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati lingkungan, mendengarkan penjelasan, dan mengembangkan rasa ingin tahu.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan potensi laut Indonesia sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat. Anak-anak diajak mengenal bahwa laut tidak hanya menjadi bagian dari bentang alam Indonesia, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan profesi dan aktivitas ekonomi.
Menanamkan Wawasan Sejak Dini
Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang perjalanan menuju lokasi. Sebelum berangkat, mereka berdoa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza, serta mengucapkan Sapta Janji Darma Bakti.
Perjalanan juga diisi dengan lagu-lagu mars yang berkaitan dengan Al-Zaytun dan lembaga pendidikannya. Aktivitas tersebut membuat perjalanan berlangsung meriah sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan.
Ustadzah Maratu Soleha berharap kunjungan ini dapat memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik dan menjadi langkah awal untuk mengenal potensi kemaritiman Indonesia.
Melalui pembelajaran yang menggabungkan pengalaman langsung, pengenalan profesi, dan penanaman kecintaan terhadap tanah air, anak-anak diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai lingkungan dan kekayaan bangsa sejak usia dini. (Saheel untuk Indonesia)



