SURABAYA, lognews.co.id – Potensi maritim Indonesia sebagai negara kepulauan dinilai perlu diimbangi dengan meningkatnya ketertarikan generasi muda terhadap pendidikan dan teknologi perkapalan.Pandangan tersebut disampaikan Kepala Departemen Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Ir. Teguh Putranto, S.T., M.T., Ph.D., saat diwawancarai oleh tim Lognews Media di lokasi kegiatan Boat Race Competition (BRC), bagian dari National Ship Design and Race Competition (NASDARC) 2026 di ITS Surabaya, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Teguh, Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat erat dengan sektor kelautan dan kemaritiman. Namun, ketertarikan generasi muda untuk memilih bidang teknik perkapalan sebagai jalur pendidikan tinggi masih perlu diperkuat.
Ia mengamati bahwa ketika pelajar SMA ditanya mengenai jurusan yang ingin dipilih saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sejumlah bidang seperti teknik informatika, teknik elektro, dan teknik mesin lebih sering menjadi pilihan.
Sementara itu, teknik perkapalan belum banyak disebut sebagai pilihan utama.
"Kalau ditanya mau ke jurusan mana, paling tidak teknik informatika, teknik elektro, teknik mesin. Jarang yang memiliki keinginan di teknik perkapalan," ungkap Teguh.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya kegiatan yang dapat memperkenalkan bidang teknik perkapalan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa NASDARC merupakan agenda tahunan yang telah berlangsung selama kurang lebih 26 tahun. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun citra dan memperkenalkan bidang teknik perkapalan kepada masyarakat luas.
Melalui kompetisi desain dan pembuatan kapal, pelajar memperoleh kesempatan mengenal karakteristik bidang tersebut secara lebih konkret.
Teguh menilai pendekatan melalui kompetisi dapat membantu memperluas pemahaman bahwa teknik perkapalan merupakan bidang pendidikan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor maritim Indonesia.
Keikutsertaan pelajar MA Al-Zaytun Ekstrakurikuler Perkapalan bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam BRC NASDARC 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi perkapalan kepada generasi pelanjut
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong semakin banyak pelajar untuk mengenal, mempelajari, dan mempertimbangkan teknik perkapalan sebagai salah satu pilihan pendidikan tinggi.
Dengan demikian, potensi Indonesia sebagai negara kepulauan dapat didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan kompetensi dalam bidang teknologi maritim. (Saheel untuk Indonesia)




