Friday, 27 February 2026

Paduan Seni, Silaturahmi, dan Tarqiyatul Ilmi di RAT KSU Desa Kota Indonesia

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Oleh : Ali Aminulloh (Sekretaris 1 KSU)

lognews.co.id, Indramayu - Pada 16 Februari 2026, suasana berbeda terasa di Meeting Room Al-Islah Al Zaytun. Hari itu, KSU Desa Kota Indonesia menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Namun siapa sangka, forum tertinggi koperasi yang biasanya identik dengan ketegangan laporan dan perdebatan angka, justru menjelma menjadi ruang kebersamaan yang hangat, penuh seni, dan sarat makna.

RAT dalam Nuansa Selametan

Sejak awal memasuki ruangan, para peserta disambut suasana yang tidak biasa. Bunga-bunga hidup berwarna-warni menghiasi meja dan sudut ruangan. Semerbak wanginya menambah kesegaran dan menghadirkan rasa syukur. RAT kali ini terasa seperti selametan besar keluarga koperasi yang penuh keceriaan, kebersamaan, dan optimisme.

Wajah-wajah peserta tampak sumringah. RAT bukan sekadar agenda tahunan untuk mengesahkan laporan pertanggungjawaban, tetapi momentum silaturahmi dan penguatan visi bersama.

 lognews 23 syayakh kodeko

Paduan Seni yang Menghidupkan Suasana

Rangkaian acara diperkaya dengan beragam penampilan seni yang mengalir harmonis sepanjang kegiatan. Pra-acara dibuka dengan alunan musik karawitan yang membawakan lagu Santi Mulyo dan Subo Kastowo, disusul keroncong dengan lagu Simfoni yang Indah dan Indonesia Tjantik, serta Tari Indonesia Menari yang memancarkan semangat kebangsaan.

WhatsApp Image 2026 02 26 at 22.48.42 1

Kedatangan Ibu Ketua Umum disambut hangat dengan tarian Melayu “Najam Berkasih”, sementara Penasehat KSU disambut dengan Tari Cendrawasih dari Bali sebagai simbol keindahan dan keluhuran budaya Nusantara.

WhatsApp Image 2026 02 26 at 23.10.43 1

Saat jeda selepas Sidang Paripurna I, panggung kembali hidup. Keroncong membawakan “Seruling Rindu”, dilanjutkan Tari Indonesia Raya dan tari kreasi bertema Hikayat Cinta. Salah satu momen yang menggetarkan adalah ketika tim keroncong menyanyikan “Seruling Gembala”, karya Umi Farida Al Widad selaku Pembina KSU. Ini sebuah simbol bahwa koperasi bukan hanya membangun ekonomi, tetapi juga melahirkan karya dan peradaban.

Di penghujung acara, suasana ramah tamah kembali diiringi seni karawitan dan keroncong, menutup RAT dengan nuansa kehangatan dan kekeluargaan.

Ajang Silaturahmi dan Penguatan Jejaring

RAT menjadi ruang temu berbagai elemen koperasi: pendiri, penasehat, pembina, pengurus, serta representatif anggota dari civitas kampus, keluarga civitas, hingga perwakilan daerah. Di sela-sela acara, mereka saling bertukar cerita, berbagi informasi, dan memperkuat jejaring.

Momen kebersamaan semakin bermakna dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan persatuan, komitmen, dan semangat kolektif untuk terus tumbuh.

WhatsApp Image 2026 02 26 at 22.48.43 1

Tarqiyatul Ilmi: Wawasan Koperasi dalam Perspektif Besar

Tidak berhenti pada laporan dan hiburan, RAT juga menjadi ruang tarqiyatul ilmi, yakni peningkatan wawasan dan kesadaran ekonomi. Dalam sambutannya, Penasehat KSU memaparkan pandangan mendalam tentang koperasi dalam konteks moneter dan fiskal.

Beliau menegaskan bahwa dalam kerangka ekonomi kerakyatan, koperasi sesungguhnya menjalankan fungsi moneter dan fiskal secara simultan. Dari sisi moneter, KSU mengatur tingkat faedah berdasarkan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh. Dari sisi fiskal, koperasi mengelola distribusi manfaat secara adil bagi anggota.

Lebih jauh, beliau membuka wawasan peserta tentang potensi koperasi sebagai kekuatan raksasa dalam perekonomian Indonesia. Koperasi berakar pada budaya bangsa, berlandaskan nilai-nilai kebersamaan, dan menjadi implementasi ajaran ilahi dalam praktik ekonomi.

Bahkan ditegaskan, semangat berkoperasi seharusnya ditanamkan sejak pendidikan dasar. Berkoperasi bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi proses pendidikan karakter: belajar tanggung jawab, kejujuran, gotong royong, dan kemandirian sejak dini.

lognews 20 kodeko saena

RAT yang Menguatkan Jiwa dan Gerakan

RAT TB 2025 KSU Desa Kota Indonesia membuktikan bahwa koperasi bukan hanya soal angka dan laporan, tetapi tentang membangun peradaban. Di dalamnya ada seni yang menghaluskan rasa, silaturahmi yang menguatkan persaudaraan, dan ilmu yang meninggikan kesadaran.

WhatsApp Image 2026 02 26 at 22.52.28

Bukan sekadar RAT, tetapi perayaan nilai, budaya, dan cita-cita besar ekonomi kerakyatan Indonesia.

Sebuah langkah kecil dalam forum tahunan, namun bermakna besar bagi perjalanan koperasi menuju masa depan yang lebih kokoh dan berkeadilan. (Amri-untuk Indonesia) 

Mendidik dan membangun semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah