Tuesday, 10 February 2026

Memahami Penyebab Ciri-Ciri Sakit Pinggang Sebelah Kanan Dan Kapan Harus Berobat

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Sakit pinggang sebelah kanan dapat muncul tiba-tiba dengan sensasi tumpul hingga menusuk, serta durasi yang bervariasi dari beberapa jam sampai berhari-hari. Keluhan ini kerap membaik sendiri, namun memahami penyebabnya penting agar tidak melewatkan kondisi medis yang memerlukan penanganan segera.

Secara umum, nyeri pinggang kanan dapat disebabkan masalah otot dan tulang belakang, seperti posisi duduk yang salah atau teknik mengangkat beban yang tidak tepat. Namun gangguan organ di sisi kanan tubuh, seperti ginjal dan kandung empedu, juga dapat menjadi pemicu.

Beberapa penyebab yang paling sering antara lain stenosis tulang belakang, yaitu penyempitan kanal tulang belakang yang menekan saraf dan biasanya memburuk saat berdiri lama atau berjalan. Selain itu terdapat kondisi saraf terjepit atau herniasi diskus yang ditandai nyeri tajam menjalar hingga bokong dan tungkai.

Gangguan nyeri kronis seperti fibromyalgia juga dapat memicu rasa sakit menyebar di punggung bawah kanan disertai kelelahan dan gangguan konsentrasi. Pada organ dalam, masalah ginjal seperti batu atau infeksi dapat menimbulkan nyeri hebat, disertai mual, demam, atau perubahan warna urin. Sementara gangguan kandung empedu kerap memunculkan nyeri di perut kanan atas yang menjalar ke punggung.

Cedera otot, keseleo, serta penggunaan otot berlebihan akibat aktivitas berulang juga menjadi penyebab umum. Kondisi lain yang perlu diperhatikan adalah iskiatika, yaitu iritasi saraf iskiadikus yang menyebabkan nyeri menjalar dari pinggang hingga kaki.

Sejumlah tanda bahaya yang memerlukan evaluasi medis segera meliputi demam tinggi, muntah hebat, nyeri sangat berat, urin berdarah atau keruh, kelemahan mendadak pada tungkai, kesulitan menahan buang air, nyeri setelah trauma berat, serta munculnya warna kuning pada kulit atau mata.

Dalam proses diagnosis, dokter umumnya melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta tes penunjang seperti urinalisis, USG ginjal atau abdomen, CT scan, hingga pemeriksaan darah sesuai indikasi.

Untuk keluhan ringan tanpa tanda bahaya, penanganan awal di rumah dapat dilakukan dengan membatasi aktivitas berat, menggunakan kompres hangat atau dingin, konsumsi obat pereda nyeri sesuai aturan, melakukan peregangan ringan, serta menjaga kecukupan cairan tubuh. Jika nyeri tidak membaik dalam tiga hingga tujuh hari, pemeriksaan medis dianjurkan.

Pencegahan kekambuhan dapat dilakukan melalui perbaikan ergonomi kerja, teknik mengangkat beban yang benar, olahraga penguatan otot inti secara rutin, menjaga berat badan ideal, serta pola makan seimbang dan hidrasi yang cukup.

Sakit pinggang sebelah kanan tidak selalu sepele. Mengenali penyebab, gejala penyerta, serta tanda bahaya menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat dan risiko komplikasi dapat dihindari. (Amri-untuk Indonesia)