Thursday, 26 February 2026

Konsumsi Kurma Lebih Sehat dengan Dibilas Air

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id — Kurma dan Ramadan menjadi dua hal yang nyaris tak terpisahkan. Namun, muncul pertanyaan yang kerap diperdebatkan: apakah kurma perlu dicuci sebelum dikonsumsi?

Sejumlah otoritas dan literatur kesehatan menyarankan agar kurma tetap dicuci sebelum dimakan guna menjaga kebersihan serta mengurangi potensi kontaminasi.

SFDA: Cuci Kurma Sebelum Dikonsumsi

Saudi Food and Drug Authority (SFDA) merekomendasikan agar kurma dicuci terlebih dahulu, idealnya menggunakan air hangat. Tujuannya untuk mengurangi residu, debu, mikroorganisme, atau kemungkinan paparan zat kimia yang menempel pada permukaan kulit kurma selama proses distribusi dan penyimpanan.

Kurma umumnya menempuh perjalanan distribusi yang panjang sebelum sampai ke tangan konsumen. Oleh karena itu, pencucian sederhana menjadi langkah preventif yang rasional, terutama jika dikonsumsi anak-anak atau lansia.

Beberapa literatur kesehatan juga menyebutkan kurma dapat direndam sebentar dalam air bersih untuk membuat teksturnya lebih lembut dan lebih mudah dicerna.

Kandungan Nutrisi Kurma

Mengacu pada data kesehatan dari Food and Drug Administration (FDA) dan publikasi medis seperti WebMD, konsumsi kurma kering sekitar 40 gram (setara 2 butir ukuran sedang) per hari dinilai cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Dalam 40 gram kurma terkandung sekitar:

  • 110 kalori
  • 1 gram protein
  • 31 gram karbohidrat
  • 3 gram serat
  • 27 gram gula alami
  • 0 gram lemak

Kurma juga kaya kalium, magnesium, zat besi, kalsium, serta polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Kandungan tersebut mendukung fungsi pencernaan, menjaga keseimbangan elektrolit, serta membantu penyediaan energi cepat.

Namun, karena kandungan gulanya cukup tinggi, konsumsi tetap perlu dibatasi dalam jumlah wajar.

Berapa Porsi Ideal?

Sejumlah referensi gizi menyarankan konsumsi 2–3 butir kurma per hari atau sekitar 40 gram. Jumlah ini dianggap optimal untuk memperoleh manfaat tanpa asupan gula berlebihan.

Dalam tradisi Islam, konsumsi kurma saat berbuka juga memiliki dasar hadis. Riwayat yang dicatat oleh Anas bin Malik dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi menyebutkan Nabi Muhammad SAW berbuka dengan kurma sebelum menunaikan salat Maghrib.

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Kurma?

Ahli gizi Lauren Harris-Pincus menyarankan kurma dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan, termasuk sekitar pukul 15.00 saat energi mulai menurun.

Ahli gizi Stacey Woodson juga menyebut kurma efektif dikonsumsi sebelum olahraga karena kandungan karbohidratnya mendukung suplai energi otot, sementara kaliumnya membantu fungsi otot tetap optimal.

Meski demikian, belum ada penelitian yang secara definitif menetapkan waktu paling ideal konsumsi kurma untuk manfaat maksimal. Konsumsi sebagai camilan sehat dinilai sebagai opsi yang praktis dan aman.

Kesimpulan

Kurma sebaiknya dicuci sebelum dikonsumsi, terutama untuk mengurangi potensi residu atau kontaminasi. Perendaman singkat dapat menjadi opsi tambahan untuk meningkatkan kebersihan dan tekstur.

Dengan porsi ideal sekitar 2–3 butir per hari, kurma dapat menjadi sumber energi dan nutrisi yang baik, khususnya selama Ramadan.

(Amri-untuk Indonesia)