INDRAMAYU, lognews.co.id – Peringatan Milad ke-27 Mahad Al Zaytun pada Kamis, 27 Agustus 2026, berlangsung meriah di kawasan Grand Masjid Rahmatan Lil Alamin, Indramayu. Mengusung tema "Menyambut 100 Tahun Indonesia dengan Memperbesar Investasi Pendidikan yang Berkualitas", perayaan ini menjadi momentum refleksi perjalanan pendidikan sekaligus menyampaikan gagasan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Rangkaian kegiatan dihadiri berbagai tokoh nasional, tokoh lintas agama, sivitas akademika, alumni, wali santri, hingga ribuan pelajar. Selain orasi ilmiah dari para tamu undangan, acara juga dimeriahkan penampilan para santri yang menampilkan berbagai talenta dan kreativitas.
Di sela-sela peringatan milad, tim Lognews Media mewawancarai salah seorang alumni Mahad Al Zaytun, Insan Al Awal, S.H., yang telah menempuh pendidikan di Al Zaytun sejak Madrasah Ibtidaiyah hingga perguruan tinggi.
Alumni Sejak 2006 Rasakan Antusiasme Milad ke-27
Insan Al Awal memperkenalkan dirinya sebagai alumni santri angkatan ke-11 yang lulus pada 2015, sekaligus alumni Institut Agama Islam (IAI) Al Aziz angkatan ketiga yang lulus pada 2019. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya mulai menjadi bagian dari Al Zaytun sejak tahun 2006.
Menurutnya, suasana Milad ke-27 terasa jauh lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Suasananya sangat meriah. Antusiasme teman-teman, wali santri, dan para pelajar luar biasa. Kendaraan di area parkir juga sangat banyak. Saya melihat tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk tokoh lintas agama dan berbagai tokoh masyarakat," ujar Insan.
Ia menilai peringatan milad kali ini memiliki atmosfer yang hampir sama dengan perayaan Tahun Baru Islam di Al Zaytun karena tingginya partisipasi masyarakat.
Nilai Toleransi dan Kepedulian Sosial Masih Dibawa Hingga Kini
Sebagai alumni, Insan mengaku ada nilai-nilai yang tetap melekat dalam kehidupannya setelah menyelesaikan pendidikan di Mahad Al Zaytun.
"Nilai yang paling saya bawa sampai sekarang adalah toleransi dan nilai sosial. Itu yang sangat berpengaruh dalam kehidupan saya."
Ia juga menyoroti kontribusi Al Zaytun terhadap lingkungan sekitar, khususnya melalui sektor pertanian dan perkebunan yang menurutnya menjadi salah satu program unggulan.
Insan menyebut pengembangan perkebunan durian menjadi investasi jangka panjang yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
"Saya melihat Al Zaytun sangat berdampak bagi lingkungan. Banyak tenaga kerja direkrut dari masyarakat sekitar, mulai dari penyemprotan, perawatan tanaman, hingga pengelolaan lahan."
Harapan untuk Generasi Pelajar Al Zaytun
Dalam momentum Milad ke-27, Insan berpesan kepada para santri agar terus bersemangat mempelajari berbagai ilmu dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
"Tetap semangat, fokus mempelajari hal-hal baru dari Syaykh Al Zaytun. Kita dididik untuk menjadi generasi emas Indonesia dan siap menghadapi berbagai kondisi."
Ia juga mendorong para pelajar untuk memiliki jiwa kewirausahaan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
"Kita harus menjadi entrepreneur muda dan ikut menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab generasi mendatang."
Menutup wawancara, Insan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Mahad Al Zaytun.
"Selamat Milad ke-27 Mahad Al Zaytun. Semoga terus maju, pantang mundur, terus semangat, dan selalu kuat menghadapi berbagai kondisi."
Pelajar Berharap Kurikulum Semakin Berkualitas
Harapan serupa juga datang dari dua pelajar kelas X Mahad Al Zaytun, Wiftolzana dan Alivia Safira Hudaini. Keduanya berharap Al Zaytun terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikannya.
"Semoga Al Zaytun semakin berkembang ke depannya, kurikulum dan pendidikannya semakin bagus, semakin berkualitas."
Keduanya juga menyampaikan doa untuk Syaykh Al Zaytun agar senantiasa diberikan kesehatan dan semangat dalam mengembangkan dunia pendidikan.
"Semoga Syaykh selalu sehat, tetap semangat, dan terus memberikan manfaat terbaik untuk pendidikan."
Sebagai penutup, kedua pelajar tersebut mengucapkan selamat Milad ke-27 untuk Mahad Al Zaytun.
"Selamat ulang tahun ke-27 Mahad Al Zaytun. Semoga terus berkembang, maju, dan semakin sejahtera bersama."
Momentum Menyongsong 100 Tahun Indonesia
Peringatan Milad ke-27 Mahad Al Zaytun tidak hanya menjadi seremoni bertambahnya usia lembaga pendidikan tersebut. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan Al Zaytun dalam dunia pendidikan sekaligus memperkuat komitmen untuk melahirkan generasi yang berkualitas.
Sejalan dengan tema "Menyongsong 100 Tahun Indonesia dengan Memperbesar Investasi Pendidikan yang Berkualitas", Milad ke-27 Mahad Al Zaytun menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia. Melalui penguatan nilai toleransi, pengembangan kewirausahaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta peningkatan kualitas kurikulum, Al Zaytun berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. (Saheel untuk Indonesia)



