lognews.co.id – Mantan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez resmi dilantik sebagai Presiden Interim pada Senin waktu setempat. Pelantikan ini menyusul penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat dalam operasi militer akhir pekan lalu.
Penangkapan Maduro jadi pukulan bagi rezim socialistanya, picu kekhawatiran gangguan pasokan minyak dunia. Produksi Venezuela capai 1 juta barel per hari pada 2025, atau 1 persen produksi global.
Lonjakan Harga Minyak Global
Harga minyak dunia naik Senin (5/1/2026) akibat isu ekspor Venezuela. Reuters laporkan, minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Februari 2026 naik US$1 (1,74 persen) jadi US$58,32 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak Brent pengiriman Maret 2026 naik US$1,01 (1,66 persen) jadi US$61,76 per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga sempat anjlok US$1 lalu melonjak US$1 dalam perdagangan volatil, gara-gara penangkapan Maduro.
Rodríguez, loyalis Maduro, janji stabilkan pemerintahan dan warisan Bolivarian. Oposisi dan dunia internasional ragukan legitimasi, picu demo di Caracas. Indonesia pantau ketat dampak migas. (Amri-untuk Indonesia)


