lognews.co.id - Dalam pengalaman dunia militer, Kivlan Zein memiliki pemahaman yang mendalam mengenai musuh-musuh Indonesia. Di tengah permusuhan dan ancaman global, negara Indonesia sering kali menjadi target gangguan terhadap keamanannya, dengan tujuan untuk mengambil keuntungan dari komoditas pangan, minyak, emas, dan keuntungan strategis lainnya.
Menyinggung tentang Al-Zaytun, Kivlan menangkal semua tuduhan yang diberikan oleh media nasional mengenai adanya pejabat atau orang kuat yang memberikan perlindungan. Kivlan menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.
Kivlan juga menjelaskan mengenai permasalahan adzan. Bagi Kivlan, masalah ini tidak perlu diperbesar. Jika semua perbedaan di pesantren dipermasalahkan dan dibubarkan, maka akan ada banyak pesantren yang harus ditutup.
Dalam konteks ini, Kivlan menunjukkan fakta yang ia saksikan saat berhaji di Mesir, di mana adzan bilal sudah menjadi hal yang biasa terdengar di masjid. "Saya sudah belasan kali haji, dan adzan seperti itu biasa di masjid," kata Kivlan.
Kivlan merasa nyaman dan tenang saat melihat pepohonan di Al-Zaytun, dan hal itu membuatnya selalu ingin kembali untuk berkunjung ke sana. (red)


