Friday, 13 February 2026

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) Bagikan Deviden 30% Dalam Rapat Umum Pemegang Saham 2023

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023 pada Jumat (19/05) di Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara. Dalam rapat tersebut, PJAA mengumumkan keputusannya untuk membagikan dividen tahun ini. Jumlah dividen akan menjadi Rp29 per saham, setara dengan 30% dari laba bersih.

Keputusan untuk membagikan dividen didasarkan pada kinerja perusahaan yang mengesankan di tahun 2020. 

PJAA berhasil membukukan laba bersih di 2022 sebesar Rp.152 Miliar atau naik sebesar 156% dari tahun 2021 yang membukukan rugi bersih Rp.275 Miliar. Hal ini didukung dengan pendapatan usaha sebesar Rp. 957 Miliar yang naik 146% dari Rp.389,3 Miliar.

Winarto, CEO PJAA, mengungkapkan pencapaian ini merupakan hasil dari keberhasilan penanganan pandemi oleh pemerintah dan upaya transformatif perusahaan dalam menghadapi krisis.

Pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat oleh pemerintah juga berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan ke Ancol. Jumlah pengunjung meningkat sebesar 121%, dari 3,52 juta orang menjadi 7,8 juta pada akhir tahun 2022.

Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh berbagai inovasi, antara lain revitalisasi kawasan Pantai Ancol Timur secara menyeluruh yang dikenal dengan Symphony of The Sea, the pengenalan Air Mancur Menari, rebranding dengan logo baru Ancol Taman Impian pada Juli 2022, dan pembukaan Jakarta Bird Land pada November 2022.

Winarto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung dan pemangku kepentingan yang telah mempercayakan Ancol, “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pengunjung dan pemangku kepentingan yang telah mendukung dan mempercayai Ancol, sehingga kami tidak hanya bertahan tetapi juga mendapatkan keuntungan kembali.”

“Kondisi pandemi yang semakin membaik turut memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi Ancol dengan membantu meningkatkan jumlah kunjungan di 2022. Selain itu kami juga melakukan transformasi internal dengan meningkatkan profitabilitas seoptimal mungkin serta menjaga rasio-rasio keuangan sehingga kami bisa bangkit dari jurang kerugian dan berhasil membukukan laba.” ucapnya.

Liabilitas PJAA turun menjadi Rp2,33 triliun dari Rp2,93 triliun di tahun sebelumnya, sedangkan ekuitas meningkat menjadi Rp1,54 triliun dari Rp1,49 triliun. Namun, total aset turun menjadi Rp3,89 triliun dari Rp4,42 triliun.

Di ranah bisnis rekreasi, PJAA telah merencanakan berbagai program khusus tahun ini untuk menarik minat pengunjung Ancol. Program ini mencakup promosi tiket gratis bulanan, konser musik skala besar, dan pertunjukan berbasis tema di semua unit rekreasi. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang unik dan menarik bagi pengunjung, mendorong mereka untuk menjelajahi beragam penawaran di Ancol.

Dengan mendiversifikasi penawarannya dan memperkenalkan acara yang menawan, PJAA bertujuan untuk menarik audiens yang lebih besar dan menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung. Selain itu, ekspansi PJAA ke dalam pengembangan properti akan memungkinkan perusahaan untuk memasuki aliran pendapatan baru dan meningkatkan kinerja keuangannya secara keseluruhan. (red)