Friday, 06 February 2026

Pemerintah Matangkan Rencana Pembangunan Kampung Haji RI Di Makkah

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia terus mematangkan rencana pembangunan kawasan Kampung Haji Republik Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kawasan tersebut direncanakan terhubung langsung ke Masjidil Haram melalui jalur terowongan. (4/2/26)

Menurut Nasaruddin, lokasi lahan yang dipersiapkan berada pada radius sekitar 1 hingga 3 kilometer dari Ka’bah dengan estimasi luas mencapai sekitar 60 hektare. Proyek tersebut disebut menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan dan fasilitas bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Perkembangan proyek Kampung Haji RI turut dibahas Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat Islam. Pemerintah menyatakan pengadaan lahan di Makkah dimungkinkan melalui hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi.

Menteri Agama juga menyebut Indonesia menjadi salah satu negara yang memperoleh kesempatan memiliki properti di Makkah dan Madinah setelah pemerintah Arab Saudi membuka kebijakan kepemilikan properti bagi pihak asing. Sebelumnya, kepemilikan properti di dua kota suci tersebut dibatasi.

Pemerintah dilaporkan telah membeli lahan seluas sekitar lima hektare serta sebuah hotel berkapasitas 1.460 kamar yang berjarak kurang lebih 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Lahan dan bangunan tersebut dirancang menjadi Kompleks Haji Indonesia dengan rencana pembangunan 13 menara berisi 6.025 kamar dan kapasitas tampung sekitar 4.383 jemaah.

Selain akses terowongan, rencana konektivitas langsung ke Masjidil Haram juga mencakup pembangunan jembatan penghubung yang ditargetkan rampung pada 2026. Pemerintah berharap proyek tersebut dapat meningkatkan kenyamanan serta efektivitas layanan bagi jemaah haji Indonesia saat menjalankan ibadah. (Amri-untuk Indonesia)