lognews.co.id, Indramayu – Pemerintah Desa Malang Semirang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membentuk Pos Ketahanan Pangan atau lumbung pangan desa sebagai langkah strategis untuk mencegah krisis pangan di tingkat masyarakat. Program ini ditujukan untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami kelaparan, stunting, maupun kekurangan gizi. (15/1/2026)
Lumbung pangan ini menjadi pusat distribusi bantuan pangan gratis bagi kelompok rentan seperti fakir miskin, lansia, janda, duda, serta anak yatim. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan pokok seperti beras, sembako, obat-obatan, dan makanan kaleng, fasilitas ini juga dilengkapi pos pengaduan warga untuk melaporkan kesulitan kebutuhan makan sehari-hari.
Kepala Desa Malang Semirang, Rusmono Syafi’i, menjelaskan program ini dibiayai dari alokasi Dana Desa sebesar 30 persen pada tahun anggaran 2025. Untuk menjaga keberlanjutan pasokan pangan, desa juga mengembangkan sektor produktif seperti budidaya jamur, pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai strategi ketahanan pangan jangka panjang.
"Jangan sampai ada warga desa yang tidak bisa makan. Karena itu kami siapkan lumbung pangan yang berisi beras, sembako, obat-obatan, hingga makanan kaleng seperti sarden," ujar Kepala Desa Malang Semirang Rusmono Syafi’i. (Amri-untuk Indonesia)


