lognews.co.id — Ratusan warga memadati kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (24/2/2026). Warga berburu kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibanding pasar menjelang Ramadan.
Stan yang disediakan menjual beras, telur, minyak goreng, daging sapi, cabai, bawang, hingga aneka sayuran. Program ini merupakan kolaborasi Polres Indramayu, Pemkab Indramayu, Perum Bulog Cabang Indramayu, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat.
Beberapa komoditas favorit pengunjung antara lain beras, telur ayam, minyak goreng, dan daging sapi. Antrean terlihat mengular di sejumlah stan hingga memenuhi area tenda kegiatan.
Salah satu warga, Nuraeni, mengaku membeli tiga kilogram telur karena selisih harga cukup menguntungkan. “Harga di pasar Rp32 ribu per kilogram, di sini Rp30 ribu. Selisih Rp2 ribu tetap berarti,” ujarnya.
Harga yang ditawarkan dalam GPM antara lain:
- Beras SPHP Rp57 ribu/5 kg
- Beras medium Rp60 ribu/5 kg
- Beras premium Rp65 ribu/5 kg
- Telur ayam Rp30 ribu/kg
- Minyak goreng Rp30 ribu/2 liter
- Daging sapi Rp105 ribu/kg
- Cabai Rp10 ribu/kemasan
- Sayuran Rp5 ribu–Rp10 ribu/kemasan
Warga lainnya, Edi, memanfaatkan GPM sepulang kerja untuk membeli beras, minyak goreng, dan telur sesuai pesanan keluarga.
Kapolres Indramayu M. Fajar Gemilang menjelaskan kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat menghadapi kenaikan permintaan menjelang Ramadan.
“Gerakan ini untuk menjaga stabilitas harga agar masyarakat terbantu,” ujarnya.
GPM menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah dan memastikan akses pangan tetap terjangkau bagi masyarakat.
(Amri-untuk Indonesia)



