lognews.co.id, Jakarta – Sosok Khoirul Anam menjadi perhatian publik karena capaian akademik dan literasinya di tengah profesinya sebagai satuan pengamanan (satpam) di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di sela tugas menjaga keamanan, Anam aktif menulis buku dan karya ilmiah hingga meraih pengakuan nasional.
Di balik seragam dinasnya, Anam telah meraih gelar magister Manajemen dari Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Ia juga menuntaskan dua program sarjana, yakni S1 Manajemen di Universitas Pamulang serta S1 Pendidikan Agama Islam di STIT Bustanul Ulum Lampung Tengah. Perjalanan pendidikan tersebut dijalaninya bersamaan dengan pekerjaan penuh waktu sebagai satpam.
Selain kuliah dan bekerja, Anam konsisten menulis. Hingga kini ia telah menerbitkan sedikitnya delapan buku ber-ISBN yang terdaftar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta mempublikasikan 13 karya ilmiah di jurnal nasional maupun internasional. Produktivitas tersebut mengantarkannya tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai anggota satuan pengamanan dengan karya ilmiah terbanyak.
Meski diakui belum sepenuhnya mencapai cita-citanya sebagai pengajar, Anam menyatakan tetap bersyukur dengan profesinya saat ini sembari terus berupaya meraih posisi di dunia pendidikan. Ia menilai pekerjaan sebagai satpam tidak menghalangi pengembangan diri, selama disiplin waktu dan komitmen belajar tetap dijaga.
Kiprah Khoirul Anam memperlihatkan bahwa latar profesi bukan batas untuk meraih prestasi akademik dan literasi. Konsistensinya dalam pendidikan dan penulisan menjadi contoh bahwa peningkatan kapasitas diri dapat dilakukan beriringan dengan pekerjaan formal.
(Amri-untuk Indonesia)


