lognews.co.id, Indramayu – Kehadiran ribuan mahasiswa Universitas Padjadjaran di desa-desa wilayah Provinsi Jawa Barat, salah satunya mahasiswa kkn padjadjaran kelompok 39, membawa misi strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di lokasi penugasan mereka di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Suasana seru dan akrab tergambar saat mahasiswa kkn padjadjaran dari Kampus Jatinangor merasakan pengalaman berada di studio Prima 95.8 FM sebagai bintang tamu dalam program acara MP3 Musik Pilihan Pendengar Prima yang dipandu oleh tiga penyiar muda, Sahil, Adisti, dan Baim, pada Kamis (15/1/26).

Dengan bekal keilmuan yang dimiliki, para mahasiswa tersebut menunjukkan semangat untuk membuat perubahan. Meski berasal dari fakultas yang berbeda-beda, mereka tetap solid dan optimistis dapat berkontribusi bagi Desa Mekarwaru. Mereka terdiri atas Rida dari Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Haykal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unpad, Delon dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unpad, Ziglar dari Fakultas Pertanian, serta Alzena dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Sambutan hangat disampaikan oleh Direktur Prima 95.8 FM, Dynasti, yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian para mahasiswa dalam upaya mendorong perubahan Indramayu ke arah yang lebih maju. Menurutnya, perubahan hanya dapat terwujud melalui keilmuan yang dimiliki manusia terdidik. Dalam diskusi tersebut, Dynasti juga menyampaikan wejangan mengenai nilai Pancasila sila kelima, yakni mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga pendidikan dan ekonomi, yang menjadi tanggung jawab besar mahasiswa, khususnya dari jurusan sosial.
Musik-musik era 2000-an hingga lagu terkini mengiringi jalannya acara MP3. Meski demikian, suasana studio tidak sepenuhnya menghilangkan rasa gugup para mahasiswa karena ini merupakan pengalaman pertama mereka berbicara langsung di depan mikrofon radio.
Dalam kesempatan tersebut, Ziglar yang merupakan penggemar band Dewa 19 mengaku menyukai radio dan telah menjadi pendengar setia dalam kesehariannya, terutama untuk lagu-lagu band Indonesia dan musik rock. Hal serupa disampaikan oleh Delon yang kerap mendengarkan radio saat berada di Riau maupun Jakarta.
Diskusi berlangsung santai, penuh tawa, namun tetap serius saat para mahasiswa menjawab berbagai pertanyaan mengenai pengalaman pertama mereka tinggal dan beraktivitas di desa di Kabupaten Indramayu.
Para mahasiswa menginap di sebuah rumah yang dijadikan posko dengan biaya sewa sebesar Rp1,5 juta untuk satu rumah. Mereka direncanakan menjalankan tugas kkn selama satu bulan.
Mereka mengaku pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Padjadjaran di Desa Mekarwaru terasa sangat menyenangkan. Pemandangan sawah hijau yang luas, kebun rambutan, dan kebun melon memberikan pengalaman berbeda. Saat melakukan pendataan ke warga, mereka kerap dikerumuni anak-anak desa yang antusias, bahkan pernah menerima kado dari anak-anak tersebut. Warga juga dinilai sangat ramah, termasuk petani yang memberikan melon matang langsung dari kebunnya. Para mahasiswa menilai suasana Desa Mekarwaru sangat tenang dan jauh berbeda dibandingkan dengan kesibukan dan keramaian kota.
Tiga program utama yang diusung dalam kegiatan kkn ini meliputi pengentasan kemiskinan, pendampingan pencegahan stunting, serta pengelolaan sampah.
Sebelum terjun ke lapangan, para mahasiswa telah melakukan observasi secara daring. Namun, saat berada langsung di Desa Mekarwaru, mereka tidak terlalu terkejut, kecuali membayangkan cuaca panas. Beruntung, kondisi Indramayu saat ini lebih sering diguyur hujan ringan sehingga aktivitas lapangan terasa lebih nyaman.
Saat membahas makanan khas daerah, para mahasiswa mengaku belum banyak mengetahui dan menyatakan keinginan untuk mencicipi kuliner setempat dan bila ada kesempatan akan kembali mampir ke Radio Prima FM.

Usai mengikuti talkshow, para mahasiswa bercengkerama akrab dengan para penyiar MP3. Dari pertemuan tersebut, muncul ide spontan untuk membuat konten media sosial sebagai kenang-kenangan.
Program kkn tematik Universitas Padjadjaran ini diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi desa yang menjadi lokasi kkn.
Pada tahun ini, sebanyak 2.635 mahasiswa Universitas Padjadjaran disebar di 158 desa pada 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu dengan fokus utama pada pengentasan kemiskinan. Melalui kkn tematik ini, kolaborasi antara pemikiran mahasiswa serta kebijakan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan perubahan signifikan yang dapat langsung dirasakan masyarakat pedesaan. (Diskominfo Indramayu)
Sebelumnya, Bupati Indramayu Lucky Hakim melepas ribuan mahasiswa Universitas Padjadjaran yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Indramayu. Pelepasan berlangsung di Pelataran Rektorat Kampus Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Jumat (9/1/26). Kegiatan kkn ini diikuti mahasiswa semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 untuk periode Januari hingga Februari 2026, dengan penugasan langsung ke desa-desa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. (Amri-untuk Indonesia)


